Di proyek PKM ini kami satu tim dengan 4 anggota, Saya, Anggara, Niken, dan Widya. Saya mengerjakan pendahuluan, Niken bagian gambaran umum rencana usaha, Anggara bagian metode pelaksanaan, dan Widya di bagian paling akhir; biaya dan jadwal pelaksanaan kegiatan. Rencananya jam sebelum jam 21.00, masing-masing anggota tim mengirimkan bagian draft-nya ke Anggara untuk disatukan menjadi proposal utuh. Soalnya pukul 22.00, Anggara akan melakukan submisi proposal tersebut ke tautan yang ada di website simlitabmas Dikti.
Saya ternyata telat mengirim draft proposal ke Anggara. Sudah pulsa habis, konter tutup. Bisa sih ke konter lain tapi agak jauhan dan saya benar-benar memburu waktu. Akhirnya saya minta teman satu kos buat kirim sms ke Anggara. Benar saja, Anggara marah-marah dan detik itu juga saya harus segera datang ke Limuny, pusat layanan internet kampus kami.
Sesampainya di Limuny, ternyata semua anggota sudah mengirim bagiannya masing-masing, kecuali saya. Makin kesal Anggara. Drama belum berakhir sebab website tempat kami akan mengirim submisi proposal tiba-tiba servernya down. Jadi kita hampir gagal submisi. Untungnya Anggara tak menyerah, dia tetap mengulang registrasi dan me-refresh website tiap 20 menit. Akhirnya kami berhasil submit.
Pelajaran yang bisa dipetik untuk saya sebagai deadliner: saat mengerjakan proyek, cek kondisi ketersediaan pulsa dan internet. Sebab komunikasi intens antaranggota sangatlah dibutuhkan. Pernah terbersih di pikiran, seandainya beli pulsa dan internet murah serta mudah pasti hidup ini makin nyaman ya!
Harapan saya terwujud beberapa tahun kemudian setelah transformasi teknologi mendisrupsi cara kerja dan model bisnis secara radikal. Internet makin murah dan beli pulsa semudah menjentikkan jari. Teknologi finansial berkembang pesat dan tren dompet digital semakin digandrungi masyarakat.
Di kala pandemi, tepatnya di tahun 2021, lahirlah inovasi dompet digital dari PT Astra Digital Arta bernama AstraPay yang menghadirkan solusi pembayaran digital terintegrasi sehingga memudahkan masyarakat membeli pulsa dan internet, membayar tagihan bulanan (listrik dan BPJS), layanan transportasi umum hingga layanan finansial dari Astra seperti FIFGROUP, Toyota Astra Finance (TAF), dan Astra Credit Companies (ACC). Semua transaksi menjadi mudah dalam satu genggaman berkat AstraPay. Sebab transaksi cashless di AstraPay pasti cepat, tepat, dan aman.
QRIS yang tersemat ada di AstraPay menjadikan kita tak perlu ganti-ganti dompet digital. Sebab menggunakan satu dompet digital AstraPay sudahlah cukup untuk membayar segala jenis tagihan dan transaksi.
Saat beli jajan di UMKM misalnya. Saya tinggal scan QRIS, ketik nominal harga produk yang dibeli, klik bayar, beres. Saya tak perlu bawa uang banyak sampai tumpah-tumpah di dompet. Sebab saat ini hampir semua UMKM bisa menerima pembayaran secara cashless menggunakan QRIS.
![]() |
| Transaksi via QRIS AstraPay di kedai bubur ayam milik Pak Sholeh. Dokumentasi pribadi |
Pak
Sholeh (54) pemilik usaha kedai Buryam Jakarta tentu menjadi salah satu
pedagang yang diuntungkan sejak hadirnya QRIS. Para pembeli termasuk langganan
Pak Sholeh yang kebanyakan mahasiswa dan pekerja kantoran lebih banyak
melakukan pembayaran menggunakan QRIS sebab sangat praktis dan mudah.
Saya
pun demikian. Setelah top up Saldo AstraPay, saya membeli pulsa hingga jajan di
UMKM menggunakan dompet digital garapan PT Astra Digital Arta.
Kepada
saya Pak Sholeh menceritakan bahwa dirinya merintis usaha jualan bubur 5 tahun
silam saat pandemi merebak. Ketika pandemi berlangsung usaha mulai terlihat
lesu karena masyarakat melakukan pembatasan sosial dan banyak usaha yang gulung
tikar. Maka pada tahun 2022 hingga 2023 Pak Sholeh menjual bubur hanya berdasarkan
pesanan.
Tahun
2024 hingga sekarang usaha bubur ayam Pak Sholeh berkembang pesat dan memiliki
sejumlah langganan tetap. Akhirnya sang istri memutuskan kredit motor di FIF untuk
menunjang operasional bisnis seperti beli bahan baku di suplier atau
pasar karena usaha mulai terlihat ramai pembeli. Motor lama dijual murah karena
mesinnya sudah bikin geregetan. Omset penjualan sebulan disisihkan untuk
membayar cicilan FIF.
Pak
Sholeh mengungkapkan saat ramai pembeli kadang beliau sangat kelimpungan hingga
pernah telat membayar cicilan FIF. Untung Pak Sholeh terbantu setelah meng-install
AstraPay di Play Store. Lewat AstraPay Pak Sholeh membayar cicilan motor
bisa di mana saja dan kapan saja. Motor sudah lunas. Bisnis aman terkendali.
Tak
terasa sudah 1 jam lebih saya mengobrol dengan Pak Sholeh. Bubur sudah habis,
tinggal bayar melalui QRIS AstraPay. Saya yang bukan pengusaha seperti Pak
Sholeh, hanya pekerja di kawasan urban sangat tertolong berkat fitur-fitur yang
ada di AstraPay. Beli pulsa dan paket internet tanpa drama, tidak perlu pergi
ke konter, apalagi jika internet habis tengah malam. Cukup klik dan bayar ke AstraPay.
Selain
komunikasi, mobilitas menjadi isu krusial bagi pekerja di . Namun lagi-lagi
berkat AstraPay, pesan Feeder Trans Semarang bisa langsung dari rumah. Bahkan saya
dapat cashback 50% saat ada promo Trans Semarang periode April-Mei lalu.
Inti
segala inti dapat disimpulkan, apapun jenis transaksinya mulai dari beli pulsa
hingga jajan, bersama AstraPay segalanya menjadi cepat, praktis, dan cashless!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar