Senin, 28 September 2026

Secuil Inspirasi Ketahanan Pangan dari Mangrove di Raja Ampat

Eco Blogger Squad 2026 x The Asian Foundation

Mangrove merupakan ekosistem pesisir yang sangat penting bagi kehidupan manusia dan kelestarian lingkungan. Hutan mangrove tumbuh di daerah pasang surut dan memiliki akar yang khas, mampu menahan sedimen serta melindungi garis pantai dari abrasi. 

Keberadaan mangrove memberikan manfaat besar mulai dari aspek ekologi, ekonomi, hingga sosial, sehingga keberlangsungannya sangat menentukan kesejahteraan masyarakat pesisir maupun keseimbangan alam secara keseluruhan.


Dari sisi ekologi, mangrove menjadi habitat utama bagi berbagai jenis ikan, udang, kepiting, burung, dan biota laut lainnya. Akar-akarnya yang kompleks menjadi tempat berlindung dan berkembang biak bagi banyak spesies, sehingga mendukung keanekaragaman hayati. Selain itu, mangrove berfungsi sebagai peredam gelombang dan badai, mengurangi dampak tsunami, serta mencegah erosi pantai yang dapat mengancam pemukiman dan lahan pertanian di wilayah pesisir.


Manfaat mangrove bagi kehidupan manusia juga sangat nyata secara ekonomi. Masyarakat pesisir memanfaatkan hutan mangrove sebagai sumber mata pencaharian melalui perikanan tangkap, budidaya, serta pemanfaatan kayu dan produk non-kayu secara berkelanjutan. 


Mangrove juga mendukung sektor pariwisata berbasis alam, seperti ekowisata mangrove yang semakin diminati. Dengan demikian, ekosistem ini tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga menjadi sumber penghidupan yang berkelanjutan bagi ribuan keluarga di daerah pesisir.


Nah masih berkaitan dengan mangrove, pada tanggal 29 September 2026 saya menghadiri blogger gathering secara daring bertajuk "Inspirasi Ketahanan Pangan dari Mangrove di Raja Ampat." Saya super excited karena sudah saya tidak bersua dengan teman-teman Eco Blogger Squad. Dari kesempatan ini menghadirkan narasumber di antaranya Daniel Kbarek (Program Officer The Asian Foundation) dan Waiyai Steve (Program Manajer PKPRA) yang saat ini memfokuskan diri pada memanfaatkan nilai ekologis dan ekonomis dari Mangrove di Raja Ampat (Papua Barat Daya).


Konservasi mangrove di Raja Ampat menjadi bagian penting dari upaya menjaga keanekaragaman hayati laut yang sangat tinggi di kawasan tersebut. Ekosistem mangrove di wilayah ini dilindungi dalam kawasan konservasi perairan yang mencakup terumbu karang, padang lamun, dan hutan mangrove.


Daniel Kbarek memaparkan bahwa kontribusi mangrove berperan signifikan sebagai tempat biota laut seperti ikan, udang, lobster, kerang, cumi mencari makan dan berkembang biak.

Zonasi dan kawasan konservasi mangrove di Raja Ampat
Materi selanjutnya, Wawiyai Steve dari PKPRA (Perkumpulan Kawan Pesisir Raja Ampat) menguraikan peran perempuan di Kampung Friwen dalam memanfaatkan mangrove sebagai sumber Ketahanan pangan lokal

Selain upaya rehabilitasi fisik, konservasi mangrove di Raja Ampat juga menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat agar pengelolaan berlangsung berkelanjutan. Masyarakat pesisir, khususnya kelompok perempuan di kampung-kampung seperti Friwen, berperan aktif dalam restorasi sekaligus memanfaatkan hasil mangrove secara bijak, misalnya melalui pengolahan buah mangrove menjadi produk pangan dan pengembangan ekowisata berbasis komunitas.


Perempuan di Kampung Friwen, Raja Ampat, khususnya para mama, memegang peran sentral dalam pemanfaatan ekologis dan ekonomis mangrove. Sejak sekitar tahun 2018, mereka menjadi garda terdepan dalam upaya restorasi hutan mangrove yang sempat terancam oleh kerusakan pesisir.


Dengan kesadaran akan pentingnya ekosistem ini bagi kehidupan sehari-hari, para mama tidak hanya menjaga kelestarian mangrove, tetapi juga mengubahnya menjadi sumber daya yang berkelanjutan. Peran mereka menunjukkan bahwa perempuan lokal mampu mengintegrasikan pengetahuan tradisional dengan praktik modern untuk melindungi lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.


Dari sisi ekologis, para mama di Friwen aktif terlibat dalam penanaman dan pemeliharaan bibit mangrove. Mereka menerapkan metode yang sesuai dengan kondisi lokal, seperti menggunakan teknik penanaman yang mampu menahan gelombang dan angin kencang di pesisir berpasir.


Upaya ini membantu memulihkan tutupan vegetasi mangrove, yang berfungsi sebagai pelindung alami dari abrasi, habitat bagi ikan dan kepiting, serta penyerap karbon. Melalui patroli rutin dan pengawasan kawasan, mereka memastikan mangrove tetap terjaga dari ancaman penebangan liar, sehingga ekosistem pesisir tetap seimbang dan mendukung keanekaragaman hayati Raja Ampat.


Secara ekonomis, perempuan Friwen memanfaatkan buah mangrove, khususnya aibon menjadi produk pangan bernilai jual. Mereka mengolah buah tersebut menjadi tepung yang kemudian dibuat menjadi camilan, kue, dan makanan lokal lainnya. Kegiatan ini tidak hanya menyediakan sumber pangan alternatif yang mendukung ketahanan pangan keluarga, tetapi juga membuka peluang usaha kecil.


Aibon merupakan buah mangrove dari jenis Bruguiera gymnorrhiza yang tumbuh di kawasan pesisir Raja Ampat, khususnya di Kampung Friwen. Buah ini sejak lama dikenal masyarakat lokal sebagai sumber karbohidrat alternatif yang bernilai tinggi. Setelah melalui proses pengolahan tradisional berupa pengupasan, perebusan, perendaman untuk menghilangkan rasa pahit, penumbukan, dan pengeringan, aibon diubah menjadi tepung yang tahan lama. Kandungan karbohidratnya sangat tinggi, bahkan dalam beberapa penelitian mencapai lebih dari 90 persen dengan kadar pati yang signifikan, sehingga dapat menjadi pengganti beras atau bahan pangan pokok lainnya.

Potensi ketahanan pangan dan ekonomi dari pemanfaatan mangrove

Sebagai sumber karbohidrat, tepung aibon tidak hanya mendukung ketahanan pangan masyarakat pesisir Raja Ampat, tetapi juga memiliki keunggulan daya simpan yang lama, hingga bertahun-tahun jika dikeringkan dengan baik. Dahulu, tepung ini sering dibawa sebagai bekal dalam perjalanan jauh karena sifatnya yang awet dan bergizi. Saat ini, para mama di Friwen menghidupkan kembali tradisi tersebut dengan mengolah tepung aibon menjadi berbagai produk modern seperti mie, donat, kue kering, hingga pizza, sehingga nilai gizi lokal tetap relevan di era sekarang.


Dari sisi ekonomi, pemanfaatan aibon memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama perempuan di Kampung Friwen. Melalui kelompok usaha perhutanan sosial, mereka memproduksi dan memasarkan olahan tepung aibon, sehingga membuka peluang pendapatan tambahan. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan keluarga, tetapi juga memperkuat ekonomi lokal berbasis sumber daya alam yang berkelanjutan. Dengan demikian, aibon menjadi contoh nyata bagaimana pemanfaatan mangrove secara bijak dapat menyelaraskan kebutuhan pangan, pelestarian lingkungan, dan pengembangan ekonomi komunitas di Raja Ampat.


Mangrove merupakan tanaman unik yang memiliki banyak manfaat baik ditinjau dari aspek ekologi dan ekonomi (sumber pangan lokal). Adakah di antara kalian yang memberikan contoh tanaman apa saja yang memiliki manfaat ganda seperti mangrove? Menurut saya tanaman yang dimaksud adalah bambu.


Bambu memiliki peran ganda yang sangat penting, baik secara ekologis maupun ekonomis, terutama dalam mendukung ketahanan pangan. Sebagai tanaman yang cepat tumbuh dan mudah beradaptasi, bambu menjadi solusi alami yang berkelanjutan bagi lingkungan sekaligus sumber penghidupan masyarakat. Keberadaannya tidak hanya menjaga keseimbangan ekosistem, tetapi juga menyediakan bahan pangan dan peluang ekonomi yang dapat memperkuat ketahanan pangan.


Secara ekologis, bambu berperan besar dalam konservasi tanah dan air. Sistem perakarannya yang kuat dan menjalar mampu menahan erosi, terutama di lahan curam dan daerah aliran sungai. Bambu juga membantu meningkatkan penyerapan air hujan ke dalam tanah, mengurangi risiko banjir, serta memperbaiki kualitas tanah melalui penambahan bahan organik. Selain itu, hutan bambu berfungsi sebagai penyerap karbon yang efektif.


Peran ekologis bambu semakin relevan dalam menghadapi perubahan iklim. Kemampuannya tumbuh cepat memungkinkan restorasi lahan rusak dalam waktu singkat dibandingkan pohon kayu keras. Daunnya yang gugur secara berkala memperkaya tanah, sementara batang yang padat membantu mengurangi limpasan air permukaan. Dengan demikian, penanaman bambu menjadi strategi penting dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dan mitigasi dampak kerusakan lahan.


Dari sisi ekonomi dan ketahanan pangan, bambu memberikan kontribusi nyata melalui pemanfaatan rebung atau tunas mudanya sebagai sumber pangan. Rebung bambu kaya akan serat, vitamin, dan mineral, serta menjadi bahan makanan tradisional di berbagai daerah di Indonesia. Selain dikonsumsi langsung, rebung dapat diolah menjadi berbagai produk pangan olahan yang bernilai jual. Pemanfaatan ini menambah keragaman pangan dan peluang usaha kecil bagi masyarakat (misal dijadikan batang bambu dijadikan material bangunan)

Selasa, 14 Juli 2026

Dari Beli Pulsa hingga Jajan, Transaksi di AstraPay: Cepat, Praktis, Cashless!

Pulsa habis, saya tak bisa mengirim sms ke Anggara, rekan satu tim saya. Saya kirim chat di Facebook tapi belum dibaca Anggara. Sepertinya Anggara sedang offline. Anggara pun sama seperti saya, sama-sama sedang mengerjakan draft proposal PKM ngebut jelang deadline.

Di proyek PKM ini kami satu tim dengan 4 anggota, Saya, Anggara, Niken, dan Widya. Saya mengerjakan pendahuluan, Niken bagian gambaran umum rencana usaha, Anggara bagian metode pelaksanaan, dan Widya di bagian paling akhir; biaya dan jadwal pelaksanaan kegiatan. Rencananya jam sebelum jam 21.00, masing-masing anggota tim mengirimkan bagian draft-nya ke Anggara untuk disatukan menjadi proposal utuh. Soalnya pukul 22.00, Anggara akan melakukan submisi proposal tersebut ke tautan yang ada di website simlitabmas Dikti.

Saya ternyata telat mengirim draft proposal ke Anggara. Sudah pulsa habis, konter tutup. Bisa sih ke konter lain tapi agak jauhan dan saya benar-benar memburu waktu. Akhirnya saya minta teman satu kos buat kirim sms ke Anggara. Benar saja, Anggara marah-marah dan detik itu juga saya harus segera datang ke Limuny, pusat layanan internet kampus kami.

Sesampainya di Limuny, ternyata semua anggota sudah mengirim bagiannya masing-masing, kecuali saya. Makin kesal Anggara. Drama belum berakhir sebab website tempat kami akan mengirim submisi proposal tiba-tiba servernya down. Jadi kita hampir gagal submisi. Untungnya Anggara tak menyerah, dia tetap mengulang registrasi dan me-refresh website tiap 20 menit. Akhirnya kami berhasil submit.

Pelajaran yang bisa dipetik untuk saya sebagai deadliner: saat mengerjakan proyek, cek kondisi ketersediaan pulsa dan internet. Sebab komunikasi intens antaranggota sangatlah dibutuhkan. Pernah terbersih di pikiran, seandainya beli pulsa dan internet murah serta mudah pasti hidup ini makin nyaman ya!

Harapan saya terwujud beberapa tahun kemudian setelah transformasi teknologi mendisrupsi cara kerja dan model bisnis secara radikal. Internet makin murah dan beli pulsa semudah menjentikkan jari. Teknologi finansial berkembang pesat dan tren dompet digital semakin digandrungi masyarakat.

Di kala pandemi, tepatnya di tahun 2021, lahirlah inovasi dompet digital dari PT Astra Digital Arta bernama AstraPay yang menghadirkan solusi pembayaran digital terintegrasi sehingga memudahkan masyarakat membeli pulsa dan internet, membayar tagihan bulanan (listrik dan BPJS), layanan transportasi umum hingga layanan finansial dari Astra seperti FIFGROUP, Toyota Astra Finance (TAF), dan Astra Credit Companies (ACC). Semua transaksi menjadi mudah dalam satu genggaman berkat AstraPay. Sebab transaksi cashless di AstraPay pasti cepat, tepat, dan aman.

QRIS yang tersemat ada di AstraPay menjadikan kita tak perlu ganti-ganti dompet digital. Sebab menggunakan satu dompet digital AstraPay sudahlah cukup untuk membayar segala jenis tagihan dan transaksi.

Saat beli jajan di UMKM misalnya. Saya tinggal scan QRIS, ketik nominal harga produk yang dibeli, klik bayar, beres. Saya tak perlu bawa uang banyak sampai tumpah-tumpah di dompet. Sebab saat ini hampir semua UMKM bisa menerima pembayaran secara cashless menggunakan QRIS.

Transaksi via QRIS AstraPay di kedai bubur ayam milik Pak Sholeh. Dokumentasi pribadi

Pak Sholeh (54) pemilik usaha kedai Buryam Jakarta tentu menjadi salah satu pedagang yang diuntungkan sejak hadirnya QRIS. Para pembeli termasuk langganan Pak Sholeh yang kebanyakan mahasiswa dan pekerja kantoran lebih banyak melakukan pembayaran menggunakan QRIS sebab sangat praktis dan mudah.

Saya pun demikian. Setelah top up Saldo AstraPay, saya membeli pulsa hingga jajan di UMKM menggunakan dompet digital garapan PT Astra Digital Arta.

Kepada saya Pak Sholeh menceritakan bahwa dirinya merintis usaha jualan bubur 5 tahun silam saat pandemi merebak. Ketika pandemi berlangsung usaha mulai terlihat lesu karena masyarakat melakukan pembatasan sosial dan banyak usaha yang gulung tikar. Maka pada tahun 2022 hingga 2023 Pak Sholeh menjual bubur hanya berdasarkan pesanan.

Tahun 2024 hingga sekarang usaha bubur ayam Pak Sholeh berkembang pesat dan memiliki sejumlah langganan tetap. Akhirnya sang istri memutuskan kredit motor di FIF untuk menunjang operasional bisnis seperti beli bahan baku di suplier atau pasar karena usaha mulai terlihat ramai pembeli. Motor lama dijual murah karena mesinnya sudah bikin geregetan. Omset penjualan sebulan disisihkan untuk membayar cicilan FIF.

Pak Sholeh mengungkapkan saat ramai pembeli kadang beliau sangat kelimpungan hingga pernah telat membayar cicilan FIF. Untung Pak Sholeh terbantu setelah meng-install AstraPay di Play Store. Lewat AstraPay Pak Sholeh membayar cicilan motor bisa di mana saja dan kapan saja. Motor sudah lunas. Bisnis aman terkendali.

Tak terasa sudah 1 jam lebih saya mengobrol dengan Pak Sholeh. Bubur sudah habis, tinggal bayar melalui QRIS AstraPay. Saya yang bukan pengusaha seperti Pak Sholeh, hanya pekerja di kawasan urban sangat tertolong berkat fitur-fitur yang ada di AstraPay. Beli pulsa dan paket internet tanpa drama, tidak perlu pergi ke konter, apalagi jika internet habis tengah malam. Cukup klik dan bayar ke AstraPay.

Selain komunikasi, mobilitas menjadi isu krusial bagi pekerja di . Namun lagi-lagi berkat AstraPay, pesan Feeder Trans Semarang bisa langsung dari rumah. Bahkan saya dapat cashback 50% saat ada promo Trans Semarang periode April-Mei lalu.

Inti segala inti dapat disimpulkan, apapun jenis transaksinya mulai dari beli pulsa hingga jajan, bersama AstraPay segalanya menjadi  cepat, praktis, dan cashless!