Selasa, 12 Februari 2019

Menjadi Milenialpreneur di Jaman Kiwari? Percayakan pada Ralali!

Bisnis kuliner itu gurih. Renyah. Kriuk-kriuk. Sedap. Bisnis kuliner sangatlah prospektif dan potensial. Memang, bisnis kuliner kadang mengalami pasang surut, tapi ia tak pernah mati. Bisnis kuliner akan selalu tumbuh dan berkembang. Bisnis kuliner akan selalu ada di sepanjang masa. Apalagi di jaman kiwari (baca : jaman now) seperti sekarang ini. Dalam industri kreatif bisnis kuliner masih menjadi primadona.

Bak malaikat, bisnis kuliner hadir sebagai pemadam kebakaran kelaparan perut-perut keroncongan. Jangan salah, bisnis kuliner juga bisa menyaru sebagai happiness agent sebab makanan yang ia tawarkan mampu memanjakan lidah dan membahagiakan semua orang yang menikmatinya. Termasuk muda-mudi yang sedang jatuh cinta. Bagaimana tidak! Bayangkan kamu diajak dinner di kafe atau resto, mencecap cita rasa kuliner yang sangat tasty bersama orang yang kamu cintai. Ditemani live music dengan lantunan Surat Cinta Untuk Starla pula! Hati siapa yang tidak meleleh? Heh, jones dilarang baper! Jones merapat saja ke ke warung remang-remang alias angkringan! Di angkringan jones boleh misuh-misuh, menikmati malam minggunya yang kelam sembari ditemani gorengan yang harganya dari awal saya masuk kuliah hingga lulus tetap saja 500 perak. So, kamu masuk tim hangout ke kafe atau dolan ke angkringan nih, gaes? 

Entah di mall, kafe, resto, pinggir jalan, dan segala pusat keramaian, lagi-lagi bisnis kuliner akan menemukan cintanya, eh maksud saya segmentasi pasarnya. Ini membuktikan bahwa industri tersebut akan selalu eksis dan bernapas di tengah masyarakat. Asal selalu kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan, maka bisnis kuliner akan terus bertahan. Lagian, tak ada manusia yang tidak makan bukan?

Prospek bisnis kuliner sangat menjanjikan. Bisa dibilang cukup cerah. Berdasarkan data Kementerian Perdagangan pada triwuan II 2018, industri yang meliputi makanan, minuman, dan segala jenis olahannya ini mampu mencapai pertumbuhan sebesar 8,67%, bahkan melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang saat itu mencapai 5,27%. Sektor ini mampu memberikan kontribusi tertinggi PDB industri pengolahan nonmigas sebesar 35,87%. Gurih...gurih...gurih...
Karena gurih, banyak selebritas kawasan ibukota mendirikan bisnis kue artis di kota-kota besar di Indonesia beberapa waktu silam. Sebagian selebritas lain lebih memilih menginvestasikan dananya ke usaha resto atau rumah makan. Tak mau kalah, 2 putera orang nomor satu di negeri ini pun terjun ke bisnis kuliner dan sekarang mereka memiliki banyak outlet/cabang usaha di seantero negeri. Sebut saja Kaesang Pangarep dengan Sang Pisang dan Gibran Rakabuming dengan Markobar serta Chilli Parinya. Tentu saja dengan manajemen dan branding yang bagus bisnis kuliner akan sustainable dalam jangka panjang.
Dari sekian kuliner, ternyata ada jenis yang masuk kategori kuliner PANSOS. Ternyata bukan hanya netijen di negara berkembang saja yang doyan pansos. Pansos di sini maksudnya Panjat Sosial, merujuk pada orang-orang yang suka mencari perhatian di media sosial dengan komentar-komentarnya yang berbau nyinyir, satire, dan sarkas. Biar jadi yang teratas, terpopuler, dan banyak yang menanggapi di kolom komentar gitu. Nah kuliner Pansos ini demikian. Mudah tenar, tapi mudah juga tenggelam. Misalnya nih dulu es krim pot populer banget di kalangan milenial. Gak hanya milenial, semua orang pasti doyanlah sama es krim pot. Lucu padahal ya, ada cacing-cacingannya gitu terus es krimnya di taruh dalam mangkuk berbentuk pot. Kreatiflah pokoknya. Kini es krim tersebut telah menjadi butiran debu kenangan di memori anak milenial. 

Jenis kuliner yang mampu bertahan sepanjang masa di antaranya bakso, mie ayam, soto, rawon, pecel, rendang, dan masih banyak lagi. Jenis penganan atau jajanan yang tetap hits hingga kini ada cilok, telur gulung, donat, pukis, martabak, brownies, risoles, ada yang mau nambahin lagi? Namun ada juga jenis kuliner yang muncul musiman seperti kurma cokelat, aneka es, serta kue lebaran/natal yang hanya muncul ketika Hari Raya tiba.

Dear millenialpreneurs, melihat potensi bisnis dan keuntungan yang didapat dari wirausaha kuliner ini membuat Rika tertantang menjajal bisnis ini di tahun 2019. 

"Ini tantangan banget bagi aku buat ngembangin bisnis ini, Arinta." Ujarnya berapi-api kayak habis ikut #10YearsChallange di instagram.

Mengetahui milenial satu ini begitu bersemangat, saya jadi ketularan bersemangat. Saya 100% mendukungnya dan tidak ingin memupuskan mimpi-mimpinya. Jadi, Rika ingin menjajal peruntungan di bisnis kuliner donat karakter. Alasannya Rika ini penggila donat. Semua orang suka donat. Barangkali kamu juga kan? Nah donat yang dijual Rika nantinya dicetak dengan karakter-karakter hewan yang imut. Topingnya pun beragam. Mengikuti selera kekinian. 
Dear Millenialpreneurs, sebelum memulai bisnis Donat Karakter, ada baiknya melakukan analisis SWOT terlebih dahulu. Analisis ini membantu sebuah usaha dalam mengelola dan mengevaluasi bisnisnya nanti. Teknik analisis SWOT meliputi Strenght (kekuatan), Weakness (Kelemahan), Opportunity (peluang), dan Threat (ancaman). Dibandingkan produk pesaing apa kekuatan yang diunggulkan produk ini? Hargakah? Rasakah? Kemasannya menarikkah? Atau yang lain? Kelemahan produk ini adalah mudah sekali untuk ditiru. Tetapi tidak usah kuatir, jika produk ini memiliki keunggulan, konsumen akan tetap loyal, mereka akan puas dengan produk yang ditawarkan. Segmentasi pasar dan lokasi yang strategis menciptakan peluang dalam mengembangkan bisnis ini. Siapa yang tidak suka donat? Apalagi bentuknya lucu-lucu. Semua orang pasti suka. Ancaman bisnis ini adalah kompetitor yang meniru produk kita ketika bisnis ini ternyata dilirik banyak konsumen. Solusinya adalah pemilik usaha harus semakin inovatf, kreatif, adaptif terhadap perubahan, dan mendengarkan suara konsumen. 

Yang tak kalah penting adalah mengenai strategi dan evaluasi sebelum dan sesudah bisnis berjalan. Nah sebelum bisnis mulai berjalan ada baiknya memperhatikan beberapa poin berikut :

1. Mengenai Produk yang Ditawarkan (Product)
Terdapat 3 cita rasa yang ditawarkan donat karakter ini. Cita rasa tersebut yakni asin (donat abon mozarella), manis dengan 8 varian toping (cokelat nutella, cokelat mesis, matcha, tiramisu, krim keju, kacang, strawberry, dan gula halus), terakhir pedas (sosis mozarella with hot sauce). Menu ini sewaktu-waktu bisa berubah tergantung selera pasar. Dari segi ukuran, tersedia donat dalam ukuran mini dan standar.

2. Mengenai Lokasi (Placement)
Lokasi yang dipilih yang pasti haruslah strategis. Rika dan saya memilih menjajal berjualan donat di sekitar kampus, tepatnya di Sunmor yang letaknya antara kampus UNY dan UGM. Apalagi sebentar dalam waktu dekat akan memasuki Bulan Ramadhan, tentu jualan di sore hari dekat lokasi Sunmor sangatlah menguntungkan. Banyak mahasiswa, muda-mudi, warga sekitar, dan wisatawan yang tentunya menambah semarak Sunmor di sore hari menjelang berbuka puasa. 
3. Mengenai Harga (Price)
Karena berlokasi di 2 kampus besar, maka segmentasi utama donat karakter ini adalah mahasiswa, wisatawan, dan siapapun yang berkunjung di Sunmor. Untuk harga yang ditawarkan sangatlah terjangkau pastinya. Donat ukuran mini harganya Rp 3.500 saja sedangkan ukuran standar harganya berkisar mulai dari Rp 6.500 hingga Rp. 8.500 (tergantung jenis topingnya). Setiap tambahan toping dibebankan biaya sebesar Rp 2.000 saja.
4. Mengenai Strategi Pemasaran (Promotion)
Di era industri 4.0 seperti sekarang ini mengandalkan strategi marketing tidak hanya dari mulut ke mulut saja (wordmouth), tetapi kudu gercep memanfaatkan kanal-kanal digital yang ada. Bisa melalui blog, website, youtube, instagram, whatsapp, facebook, dan lain sebagainya. Jika dikelola dengan baik, fanspage atau pun akun instagram akan bermanfaat untuk perkembangan bisnis ke depan. Contohlah Kaesang Pangarep, segala cuitannya di twitter kadang nyerempet-nyerempetin ke bisnisnya (soft selling promotion). Entah bagaimana ceritanya, cara ini sangatlah efektif. Terbukti satu cuitan bisa mendapat puluhan komentar, ratusan retweet, dan ribuan like. Kicauan "65 Cabang Pak," saat mengoreksi ucapan ayahandanya yang keliru menyebut jumlah semua outlet Sang Pisang, mendapat respon luar biasa dari netizen (lebih dari 2000 komentar, 7000 retweet, dan 13.000 like).  What a viralable tweet! Mantul ya trafik dan engagement-nya. Kalau kayak gini caranya ya bisnisnya jelas sustainable dan brandingnya tentunya semakin kuat. Millenialpreneurs, kamu kudu banyak belajar dari Kaesang nih sepertinya!

5. Mengenai Modal Usaha (Capital)
Pengin bisnis, gak punya modal Arinta. Males ah. Mending fokus kuliah dulu aja. Jadi kalau kamu punya niat memulai bisnis, pasti ada cara untuk mendapatkan modal usaha. Jangan menyerah ya milenialpreneur! Saya yakin setiap kampus pasti memfasilitasi mahasiswanya buat yang tertarik di dunia wirausaha. Kalau di kampus saya ada Unit Kegiatan Mahasiswa Kewirausahaan (UKMKu). UKM ini bertujuan mewadahi mahasiswa yang ingin mengembangkan jiwa wirausaha, mencari permodalan secara mandiri, serta menjalin relasi dengan institusi pemerintah dan swasta. Kembali lagi ke topik mengenai modal wirausaha. Untuk urusan satu ini kamu bisa mengajukan proposal PKMK (Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan) Kemenristekdikti. Kalau semisal lolos kamu bakalan dapat pendanaan kisaran 5 hingga 12,5 juta. Karena ini program dana hibah, kamu gak perlu mengembalikan uangnya jika kontrak sudah berakhir. Di kampus saya ada Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) untuk mendapatkan pinjaman dana usaha lebih dari 20 juta (maksimal 40 juta). Selain itu, untuk mendapatkan modal, kamu bisa mengajukan dana ke perusahaan swasta atau mengikuti kompetisi-kompetisi wirausaha. Sekali lagi, ada banyak jalan menuju Roma!

Mantul kan?

6. Mengenai Persediaan Bahan Baku (Stock)
Nah, sekarang giliran memastikan peralatan, perlengkapan, dan stock bahan baku terjamin. Karena bisnis sifatnya dinamis, maka ketersediaan bahan baku musti diperhatikan. Jangan sampai pas lagi banyak pesanan, eh persediaan bahan baku menipis, plastik mika dan kemasan dus tinggal berapa puluh pcs. Padahal pesanan datang bejibun untuk acara ultah, wisuda, syukuran, promosi suatu event, dan lain sebagainya. 

Sobat milenialpreneur gak perlu galau menghadapi masalah tersebut. Sebab ada marketplace Ralali.com yang siap membantu dan memastikan bahan baku untuk bisnismu selalu terjamin ketersediaannya. Ya, Ralali.com merupakan platform bisnis B2B alias Business to Business. Jika suatu marketplace memiliki konsep B2C (Busines to Consumer), itu artinya si marketplace menyediakan kebutuhan dari penjual langsung ke konsumen selaku end-user. Marketplace B2C melayani pembelian produk tertentu dalam jumlah kecil. Beda dengan marketplace dengan konsep B2B. Namanya juga Business to Business, pastinya si marketplace menyediakan segala kebutuhan grosir (dalam jumlah banyak) dari penjual (entitas bisnis) ke pembeli (entitas bisnis yang lain). Keuntungan membeli kebutuhan bisnismu di marketplace B2B kayak Ralali.com ini adalah semakin besar kuantitas barang yang kamu beli, maka harganya akan jauh semakin murah. Wow banget yes?

Wah kamu pastinya semakin penasaran? Stay tune ya!
Didirikan pada tahun 2014, kini Ralali.com memiliki 12 kategori barang dan jasa, lebih dari 16.000 pemasok, 250.000 produk, 135.000 pelanggan, dan 2 juta unique visitor per bulan. Dua juta unique visitor bukanlah jumlah yang kecil. Jumlah unique visitor dapat dijadikan sebagai salah satu indikator keberhasilan suatu website dan nantinya berpengaruh pada bagaimana peringkat website (Alexa Rank). Pastinya Ralali.com telah menjadi marketplace dengan model bisnis B2B terbesar di Indonesia. Adanya trust dari berbagai elemen menjadikan Ralali.com memiliki reputasi yang baik (credible, reliable, dan relationship). Credible di sini memiliki makna bahwa kinerja, pelayanan, dan produk barang/jasa yang dijualbelikan di ralali.com sangat memuaskan di mata pelanggan, penjual, investor, dan sebagainya. Adapun Reliable maksudnya bahwa Ralali.com melayani segala kebutuhan bisnis secara cepat, transparan, dan tentunya aman. Prinsip relationship Ralali.com bertujuan menggandeng semua pelaku usaha agar semakin bertumbuh, berkembang, dan meniti sukses bersama.
Jika kamu pengguna android, kamu bisa mengunduh aplikasi Ralali.com via Playstore, jika kamu pengguna Iphone kamu bisa mengunduhnya di Appstore.
Nah sekarang saya akan buat gambaran perbandingan harga antara Ralali dengan marketplace lain untuk membeli kebutuhan donat karakter. Setelah melihat perbandingan ini, apakah milenialpreneur tertarik untuk menjajal beli di Ralali?
Enam Keunggulan Ralali.com

Pertama, produk yang ditawarkan di Ralali.com banyak. Kita tak perlu khawatir kehabisan persediaan bahan baku karena Ralali memiliki jumlah penjual yang pastinya mampu membantu memenuhi kebutuhan setiap pelaku Usaha. 
Kedua, sistem pembayarannya begitu mudah dan aman. Untuk metode pembayarannya sendiri bisa melalui Bank (BCA, Mandiri, BII, BRI, BNI, DBS, Permata Bank), juga Visa, Kredivo, Ovo, dan Ralali.Cicilan.
Ketiga, harga yang ditawarkan secara grosir menjadikan pembeli mendapat potongan harga jika membeli dalam jumlah banyak. Ini menguntungkan bukan? 
Keempat, dengan adanya Ralali Quotation kita bisa memesan produk yang belum tersedia di website Ralali. Maka kita bisa mengisi form yang telah disediakan dan tulis jenis produk yang kita butuhkan. 
Kelima, Ralali Billing membantu memudahkan dalam pembayaran pulsa, paket data, PLN, PDAM, dan BPJS. Ini praktis banget dan antiribet, apalagi bagi pelaku usaha yang tidak ada waktu buat ke kantor PLN misalnya. Di era industri 4.0 gitu lho. Semua serba digital dong. Tinggal tap tap Ralali, transfer duit ke PLN via aplikasi, efisien dan mudah. Oh ya dalam rangka Valentine, ada cashbach hingga 10% lho bagi pengguna Ralali Biling. Ayo buruan gih manfaatkan sebelum Valentine berakhir!
Keenam, Banyak promo menarik di Ralali.com. Salah satunya adalah jika kamu member baru, maka kamu akan mendapatkan diskon hingga 20% atau voucher bebas ongkir sebesar Rp 200.000. Mau pilih yang mana nih gaes. Selain voucher, ada promo lain seperti Big Diskon dan Big Free Ongkir Spesial Valentine, beli paket data cashback hingga Rp 50.000, dan fitur menarik lainnya di Daily Deals Ralali.com.
Berikut pendapat teman-teman milenialpreneur yang sudah merasakan manfaat berbisnis bersama Ralali.com.
Dengan adanya Ralali pelaku bisnis begitu dimudahkan dalam memenuhi kebutuhan usahanya, termasuk dalam hal ini persediaan bahan baku dan peralatan. Kini Rika tak perlu kuatir kehabisan stock, karena ada Ralali yang siap melayani dengan setulus hati. Kamu apakah memiliki pengalaman menarik bersama Ralali.com? Share kisahmu di kolom komentar ya...

So, menjadi milenialpreneur di jaman kiwari? Percayakan saja pada Ralali!

3 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  2. WhatsApp: +6281617538564
    instagram: Aasimahaadilaaloanfirm
    twitter: ... aasimahaadilaahmedloanfirm
    E-mel: aasimahaadilaahmed.loanfirm@gmail.com
    halaman web ::: https: //www.aasimahaadilaahmed.loanfirm.site
             
    salla Llâhu ‘alayhi wa sallam, nama saya Neni Syahir, saya adalah korban penipuan di tangan kreditor palsu. Saya kehilangan sekitar Rp.65.000.000 karena saya membutuhkan modal besar Rp. 5,5 miliar. Saya hampir mati, saya tidak punya tempat untuk pergi dan bisnis saya hancur, dan dalam proses itu saya kehilangan suami saya. saya tidak tahan lagi dengan hal ini. 4 November 2019 ini, saya bertemu dengan seorang teman lama di sebuah restuarant di Bandung yang memperkenalkan saya kepada seorang ibu yang baik, Ny. AASIMAHA ADILA MEMILIKI LOAN FIRM, yang akhirnya membantu saya mendapatkan pinjaman di sebuah perusahaan. Tolong, bantu saya untuk berterima kasih kepada ibu muslim yang memberikan pinjaman besar kepada pemilik perusahaan, pabrik burung hantu dan orang pribadi. Saya juga ingin menggunakan kesempatan ini untuk menasihati sesama orang Indonesia, Jika Anda ingin pinjaman modal besar, Anda dapat menghubungi mereka dan melihat situs web mereka Anda perlu tahu bahwa ada banyak scammers di blog ini yang tidak memiliki situs web di google map, saya menawarkan pinjaman dengan tingkat sangat rendah 1% dan saya mendapat pinjaman dalam 1 jam. .
                                  Kontak Aplikasi pinjaman besar
    Domin: ... *******info@aasimahaadilaahmed.loanfirm.site
    web https: //www.aasimahaadilaahmed.loanfirm.site
    E-mel: *******aasimahaadilaahmed.loanfirm@gmail.com
    WhatsApp ::: ************ + 447723553516
    Email saya; ***************** nenisyahir@gmail.com
    Bismillâh ar-ra.hmân ar-ra.hîm

    BalasHapus
  3. Assalamualaikum, saya JERRY ANDI sangat senang karena saya mendapat pinjaman kedua dari Anthony Yuliana Lenders dan kali ini saya mendapat pinjaman sejumlah Rp 330 juta setelah saya diminta melakukan pembayaran untuk biaya asuransi pinjaman dan biaya transfer, semua pujian ditujukan kepada ALLAH, saya mendapat pinjaman Rp 330 juta dari Anthony Yuliana Pemberi Pinjaman semoga ALLAH memberkati mereka semua, saran saya kepada mereka yang mencari pinjaman di situs ini bahwa mereka harus sangat berhati-hati karena ada banyak pemberi pinjaman pinjaman palsu , Anthony Yuliana Lenders adalah salah satu kreditur pinjaman online terbaik untuk pinjaman 100%, hubungi
    (anthony.yulianalender@gmail.com)
    atau whatsapp +1 (323) 4026088
    email saya{jerryandi843@gmail.com}

    BalasHapus