Jumat, 05 Oktober 2018

Dari A Hingga Z : Hidup Sehat & Bebas Penyakit Bersama Hydrogin Atom dari Gin Internasional

Berawal dari Skripsi, Depresi, GERD, Hingga Konsumi Obat Penghilang Rasa Nyeri

Geng ini kisah saya... Saya yang terancam kena DO dari kampus gara-gara saya telat mengerjakan skripsi. Skripsi emang bikin baper, gengs. Jujur saya cukup alergi jika mendengar kata "Skripsi." Skripsi itu ibarat monster bertaring yang siap mencabik-cabik otak saya. Kelihatan berlebihan emang, tapi itu benar adanya. Saya akan berkisah bagaimana saya memperjuangkan gelar akademis saya dan terbebas dari rasa depresi. Jangan sepelekan stres, depresi, tekanan mental, dan hal-hal semacam itu gengs. Kelak mereka bisa menjadi bom atom yang akan merontokkan kinerja sistem tubuhmu. Stres bisa memicu serangan jantung, diabetes, stroke, dan penyakit berbahaya lainnya. 

Perkenalkan, saya Arinta. Saya Mahasiswi prodi akuntansi semester paling akhir pada salah satu perguruan tinggi di Yogtakarta. Semua bermula ketika saya mengajukan proposal skripsi mengenai akuntansi biaya/manufaktur. Ya elah sok-sok banget sih bisa mengkaji bidang ini. Jarang sekali mahasiswa yang meneliti akuntansi biaya, soalnya emang agak berat. Kebanyakan teman-teman saya mengambil audit, sistem, kalau tidak behavioral accounting. Untuk meneliti ini saya harus mencari pabrik buat penelitian. Ternyata tidak segampang yang dikira mamen! Saya sempat meminta bantuan teman yang saat itu baru mendirikan bisnis di bidang pembuatan kompor listrik untuk dijadikan bahan penelitian. Ternyata karena perusahaan punya teman saya masih baru dan karyawannya masih sedikit, dosen saya tidak meminta saya mencari yang lain. Selain itu, literatur dan penelitian terdahulu mengenai bidang yang saya kaji masih sedikit. Saya tambah stres. 

Karena dirundung stres, berbulan-bulan saya tidak menjamah skripsi dan segan rasanya menemui dosen pembimbing (2016) Meskipun demikian, saya masih tetap aktif di kampus karena ada 2 mata kuliah yang masih harus saya kejar. Ternyata hal itu belum cukup pemirsa. Stres saya bertambah lagi ketika beberapa bulan kemudian, laptop saya terkena virus. Semua file baik berupa data, foto, video, dan apapun terkait dunia akademik dan organisasi di kampus broken alias rusak dan tidak bisa diselamatkan. Meskipun sudah diinstal ulang dan dipindai pakai antivirus, semua file saya sudah rusak. Dokumentasi KKN dalam harddisk laptop saya hilang (termakan virus), termasuk file skripsi saya. Menyesal saya tidak punya back up di flash disk. Saya ingin menjerit dan menangis tapi lidah rasanya kelu. Sepanjang 2016 saya sudah tidak lagi mood mengerjakan skripsi. 

Tahu gak kegiatan saya selama tidak mengerjakan skripsi? i just did nothing. Bukannya sering ke perpus jurusan, saya malah kebanyakan galau, tidur, makan, galau lagi, nyemil, tidur lagi, nonton film. Sungguh saya menghabiskan waktu untuk kegiatan yang benar-benar tidak produktif. Lama-lama berat badan saya bertambah. Muka saya jadi kelihatan lebih tua dari usia saya. Saya juga banyak berdiam di kamar kos dan enggan berinteraksi dengan orang lain. Saya jadi jauh lebih tertutup.

Setahun berlalu hingga berganti 2017. Bersama rekan-rekan seangkatan saya yang belum lulus, saya dipanggil kampus untuk segera menyelesaikan skripsi. Saya meminta ibu kaprodi untuk berganti judul skripsi dan mengganti dosen pembimbing, dan alhamdulilah di-acc sama beliau. Yay! Saya mengambil akuntansi keperilakuan (behavioural accounting) dengan 4 variabel (Motivasi, Prestasi Akademik, Kelompok Rujukan, dan Minat Mahasiswa Akuntansi Mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi). Subjek penelitian saya adalah mahasiswa akuntansi di kampus saya sendiri. Biar gampang untuk ditelitilah!

Apakah semua berjalan lancar? Ya, pada awalnya demikian. Bahkan saya mendapat dosen pembimbing yang baiknya luar biasa. Kurang beruntung apa coba? Tapi pertengahan 2017 kondisi keuangan saya justru memburuk. Tabungan saya kian menipis. Saya bingung bagaimana mau mengerjakan skripsi. Di tengah proses menyusun skripsi pasti ada revisi-revisi yang memakan biaya tidak sedikit. Saya tertekan lagi. Meskipun dengan kondisi demikian saya segan meminta uang ortu. Bagaimanapun caranya saya harus mendapatkan uang. Akhirnya saya kerja shift di rumah makan ayam geprek. Bekerja pakai model shift seperti itu ternyata selain kejar tayang, melelahkan juga apalagi jika warung lagi ramai-ramainya. Saya kehilangan fokus. Depresi mendera lagi. Inilah muara saya udah gak mood lagi buat ngerjain skripsi. 

Saya menghilang lagi dari kampus (untuk kedua kalinya). Demi menghindari tekanan batin, saya memilih lebih banyak makan. Apalagi bekerja di rumah makan membebaskan saya makan sesuatu yang enak dan berlemak. Berat badan saya kian bertambah. Kerja atau skripsi. Kerja atau skripsi. Kalau gak kerja gimana saya ngumpulin duit buat ngerjain skripsi? Saya merasa semakin gak karuan. Hampir setiap malam saya terbangun teringat skripsi. Bak film horor, jika terbangun tengah malam keringat dingin pun mengucur. deras Saya menjadi agak paranoid jika mendengar kata skripsi. Mau buka file skripsi di laptop leher saya serasa ngilu, asam lambung saya naik, saya pun mual. Gitu terus sepanjang waktu. Efeknya saya jadi lebih banyak mengonsumsi obat-obatan pereda rasa nyeri, terutama nyeri kepala.
Obat penghilang rasa nyeri dan mual yang biasa saya konsumsi. Dokumentasi pribadi
Hingga suatu ketika teman saya yang mendalami psikologi bicara ke saya kalau kemungkinan saya menderita GERD. Apa itu Gerd? Gerd singkatan dari Gastroesophageal Reflux Disease, penyakit lambung karena reflux asam lambung. Sejumlah penelitian pernah mengkaji bahwa kecemasan berlebihan dan depresi memicu penyakit Gerd ini. Teman saya menyarankan saya harus menjaga kondisi psikologis dari depresi, selain itu saya harus banyak bergerak, mengonsumsi makanan dan minuman yang bergizi. 

"Ayo Arinta, semangat ke kampus lagi! Soal keuangan percaya saja sama allah pasti ada jalan," gitu katanya teman saya.

Saya kemudian memutuskan  untuk keluar dari tempat kerja saya (sekitar awal 2018) dan fokus mengerjakan skripsi. Alhamdulilah di tahun 2018 saya mendapat uang tunai yang terbilang lumayan dari suatu kompetisi menulis. Uang itu saya gunakan sebaik-baiknya untuk menyelesaikan skripsi. 

Saya mengikuti saran teman saya untuk lebih banyak bergerak (sering ke kampus) dan mengonsumsi makanan bergizi. Kendala saya yang lain yakni saya masih sering dehidrasi, apalagi jika terbangun tengah malam. Belum lagi cuaca Jogja yang terik dan kurang bersahabat membuat saya kehilangan banyak cairan. Jika ke kampus saya membawa tumblr berisi air minum. Pernah kejadian tumblr tersebut merembes airnya hingga membasahi tas saya, untung tidak sampai ke draft skripsi. Berbahaya! Akhirnya saya memutuskan tidak lagi membawa tumblr tersebut. 

Ada tidak ya tumblr dengan desain yang ergonomis sekaligus dirancang untuk menjaga kesehatan?  Saya berpikir itu adalah nonsense. Hampir mustahil, hingga suatu ketika saya menemukan tumblr Hydrogin Atom dari Gin Internasional. Ah masa sih? 

Charger Energi Sekaligus Terapi Melalui Hydrogen Atom dari Gin Internasional

Saya sadar saya harus memulihkan kondisi fisik dan mental saya yang tergerus akibat depresi. Sakit itu mahal harganya gengs. Kalau kata emak, mending mencegah daripada mengobati. Gak ada salahnya kan mencoba self-healing melalui terapi Hydrogen Atom dari Gin Internasional? Apalagi untuk memperbaiki sel-sel tubuh saya pasca depresi dan tergerus obat-obatan.
X : "Emang apa keistimewaan Hydrogen Atom dari Gin Internasional Arinta?"

Me : Banyak Gengs, kamu tahu kan tubuh kita terdiri atas cairan? Maka dari itu, kita butuh konsumsi banyak air, air yang menyehatkan tentunya. Menurut sebuah riset, air dengan kandungan hidrogen yang tinggi memiliki kandungan antioksidan 176 kali lebih banyak dari vitamin C dan 863 kali lebih banyak dari koenzim Q-10. Koenzim Q-10 merupakan antioksidan yang diproduksi secara alami dalam tubuh manusia. Koenzim Q-10 hampir terdapat pada tiap sel dalam tubuh manusia. Tapi gini gengs, seiring bertambahnya usia kita kadar koenzim Q-10 akan semakin menurun (produksinya). Maka tak heran kamu akan mendapati penderita kanker, diabetes, kelainan jantung, parkinson, dan lain sebagainya memiliki kadar koenzim Q-10 rendah." 

X : "Serem ya Arinta kalau kadar koenzim Q-10 dalam tubuh terus berkurang. Padahal dia sangat esensial..." 

Me : Untuk mengantisipasinya kamu bisa kok membeli suplemen yang mengandung koenzim Q-10. Tapi kalau keseringan beli suplemen ya jatuhnya boros juga. Mending coba air hidrogen dari Hydrogin atom ini saja. Praktis, tinggal isi air. Bisa dibawa ke mana-mana (portabel). Lebih hemat jatuhnya. Lebih sehat juga."
Unboxing Hydrogin Atom dari Gin Internasional. Isinya apa aja? 
Kayaknya pada penasaran nih Arinta isi kotak Hydrogin Atom dari Gin Internasional. By the way, Isinya apa aja? 

Kamu akan mendapati box berwarna hitam. Di bagian atas ada logo Hydrogin Atom berwarna gold yang terkesan glamor dan elegan. Tenang, Box-nya tebal dan dijamin gak mudah rusak. Di dalam box tersebut terdapat manual book berisi petunjuk teknis bagaimana cara menggunakan Hydrogin Atom. Selanjutnya ada perangkat utama Hydrogin Atom di mana terdapat tombol on/off dan lampu indikator yang akan menyala jika diaktifkan. Selanjutnya terdapat tumbler yang kokoh dan tidak muda retak. Gak bakalan deh ada episode air merembes keluar jika menggunakan tumbler ini. Yang terakhir tentunya adaptor plus charging set buat isi daya. Selama proses charging lampu indikator akan berwarna merah. sedangkan ketika proses hidrogenisasi air (mengubah air biasa menjadi air dengan kandungan hidrogen), maka lampu indikator akan berwarna putih. Proses hidrogenisasi berlangsung kurang lebih 3 hingga 5 menit. Jika kamu lupa membawa tumblernya, kamu bisa melakukan hidrogenisasi menggunakan botol air mineral kemasan. Pokoknya proses hidrogenisasi air dalam tumbler Hydrogin Atom gak bikin ribet dan gak makan waktu yang lama. Oh ya gengs, perangkat Hydrogin Atom dalam box ini aman dari goncangan lho, sebab dia sudah dilindungi busa tebal (berwarna hitam).

FYI, Hydrogen Atom ini merupakan seri produk ketiga mesin penghasil air dengan kandungan hidrogen tinggi dari Gin Internasional. Di seri sebelumnya ada Hydrogin Dinamic dengan tumbler yang ukurannya lebih panjang dari Hydrogin Atom. Baik tumbler dari Hydrogin Atom maupun Hydrogin Dinamic, keduanya sangat mudah untuk dibersihkan.

Jika kamu butuh visualisasi lebih jauh mengenai Hydrogin Atom ini, kamu bisa klik video unboxing berikut :




Konsumsi air hidrogen per hari hari sangat baik untuk kesehatan tubuh. Air hidrogen juga cocok untuk lansia dan ibu hamil. Memang air hidrogen memiliki cita rasa yang sedikit berbeda dibandingkan air mineral pada umumnya, tetapi jika dikonsumsi rutin efeknya baru berdampak. Perhatikan gambar di atas, air hidrogen memiliki beragam manfaat. Air hidrogen yang diproses Hydrogin Atom mampu melawan 200 jenis penyakit. Stroke, jantung, diabetes, keracunan obat, influenza, dan asam urat merupakan beberapa di antaranya. 

Saya yang sempat kecanduan obat pereda rasa nyeri, mudah paranoid, dan cenderung depresi sangat cocok mengonsumsi air hidrogen ini. Tentunya air hidrogen ini akan membantu proses perbaikan sel-sel tubuh saya yang rusak. begitu besar manfaat air hidrogen bagi kesehatan tubuh.

Selain bertransformasi menuju gaya hidup sehat, saya membangun selftalk positif agar terbebas dari rasa takut, cemas, dan depresi yang berlebihan. Saya ingin merdeka dan terbebas dari penyakit gerd.  Saya harus semangat mengerjakan skripsi. Tidak boleh menunda-nunda lagi. Hanya ada 2 pilihan, skripsi kelar atau terpaksa DO dari kampus. Saya tidak mau pilihan yang kedua. Saya masih memiliki mimpi-mimpi. Memang ijazah bukan segalanya, tapi bisa saja ijazah mengantarkan kita pada mimpi lain berikutnya bukan? 
Skripsi kelar. Wisuda menanti. Masa Depan di genggaman. Dokumentasi pribadi
Dari semua penjelasan di atas ada hal yang perlu digarisbawahi, "Bagaimana kita mampu mengejar mimpi jika kondisi fisik dan psikis tergerus? Bagaimana kita ingin mengejar masa depan jika saat ini terbaring lemah tak berdaya?" So, hidup sehat dan bebas penyakit adalah pilihan. Terkait gaya hidup sehat, pilihanku jatuh pada Hydrogin Atom. 

Ini ceritaku dari A hingga Z. Dimulai dari depresi, memperjuangkan skripsi, memilih hidup sehat dan bebas penyakit bersama Hydrogin Atom. Semoga menginspirasi!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar