Selasa, 30 Juli 2019

Hutan Mangrove Wana Tirta : Konservasi, Potensi Ekowisata, hingga Keanekaragaman Hayati

Mangrove atau bakau dikenal sebagai tetumbuhan yang hidup di perairan dekat pantai, rawa-rawa di air payau. habitat mangrove dipengaruhi oleh pasang surut air laut. perlu diketahui bahwasanya garis pantai indonesia merupakan garis pantai terpanjang kedua setelah Kanada dengan panjang 95,181 km2. Dengan garis pantai sepanjang itu, Indonesia memiliki 23% ekosistem mangrove dunia yakni sebesar 3.489.140,68 Ha (sumber : Kementerian Lingkungan Hidup). Kondisi mangrove yang baik, menyimpan sejuta harapan serta potensi-potensi seperti sebagai ruang konservasi, ekowisata, serta sumber keanekaragaman hayati yang melimpah. Keanekaragaman hayati ini bisa dimanfaatkan secara biologis, ekologis maupun ekonomis.

Berdasarkan data yang bersumber dari Kementerian kelautan dan perikanan 2015, vegetasi mangrove mampu menyumbang USD 1,5 miliar terhadap perekonomian nasional ditinjau dari sektor perikanan. Itu artinya secara ekonomi, vegetasi mangrove mampu memberikan pendapatan kepada masyarakat di daerah itu melalui pengelolaan dan pemberdayaan keanekaragaman hayati yang terkandung di dalamnya, termasuk potensi ekowisata. Berikutnya, secara biologis, mangrove menjadi tuan rumah bagi berbagai jenis biota laut seperti ikan, udang, kerang-kerangan, bahkan sampai ke mahkluk hidup tingkat paling mikroskopik sekalipun. Secara ekologis, mangrove berperan penting sebagai spektrum pencegah abrasi air laut, penghalang gelombang saat pasang naik, mitigasi bencana (setidaknya mampu menahan hempasan badai atau tsunami), adaptasi terhadap perubahan iklim, penjaga kualitas/siklus air dan masih banyak lagi manfaat lainnya. Mangrove mampu mengendapkan polutan yang melaluinya, seperti misalnya limbah tailing di Teluk Bintuni, Papua Selatan. Limbah tailing merupakan limbah murni dari hasil tambang (misal emas atau bijih besi) yang tertinggal di air.

Mengapa mangrove memiliki keanekaragaman hayati yang cukup tinggi? Sebab, mangrove memiliki perpaduan ekosistem darat dan laut yang memungkinkan berbagai makhluk hidup tumbuh dan berkembang. Beberapa jenis tumbuhan yang hidup di hutan mangrove meliputi terna, perdu, liana, nipah-nipahan, beberapa paku-pakuan, dan sebagainya. Adapun jenis satwa yang mampu beradaptasi pada daerah bakau meliputi ular, biawak, buaya air asin, bekantan, bangau, elang, kera ekor putih, dan masih banyak lagi. 

Namun sayang, meskipun mangrove memiliki peranan yang sangat signifikan dalam banyak hal, sungguh sangat ironis Indonesia juga menghadapi laju kerusakan mangrove terbesar di dunia yakni mencapai yakni 4.364 km2 atau sekitar 311 km2 per tahunnya (Sumber : Mongabay). Di kehidupan nyata, vegetasi mangrove semakin terkikis akibat alih fungsi lahan untuk perkebunan, permukiman, industri, dan sebagainya. Banyak upaya yang dilakukan oleh berbagai pihak seperti pemerintah, LSM, CRS perusahaan, institusi pendidikan yang berperan dalam rehabilitasi hutan mangrove. Misal aksi tanam 7000 bibit bakau di Desa Bulu Cindea, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Aksi tersebut bertujuan untuk menjaga keanekaragaman hayati, konservasi, serta memenuhi standar praktik budidaya perikanan berkelanjutan bersertifikasi ASC (Aquaculture Stewardship Council).

Tidak perlu jauh-jauh ke Sulawesi, melalui artikel ini saya ingin mengulas mengenai bagaimana aksi tanam bakau di daerah Wisata Hutan Mangrove Wana Tirta (Pasir Mendit) Kulon progo sebagai wilayah konservasi, ekowisata, hingga keanekaragaman sumber hayati (pangan).

Di Hutan Mangrove Wana Tirta ini saya bertemu dengan Mbah Warso. Beliau merupakan konservator bakau dan pernah meraih penghargaan sebagai kader konservasi terbaik dari pemerintah Daerah Istimewa yogyakarta.
Warso Suwito. Sang Konservator Bakau. Dokumentasi Pribadi.
Namanya Lengkapnya Warso Suwito. Namun, beliau kerap dipanggal Mbak Warso atau Pak Wito. Sosoknya begitu bersahaja, jauh dari publisitas. Ramah dan terbuka terhadap siapa saja yang ingin belajar. Siapa sangka bapak dua anak yang bekerja serabutan tersebut merupakan kader konservasi mangrove terbaik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan  pada tahun 2014.

Mbah Warso adalah sosok yang dekat dengan semua kalangan. Mulai dari pejabat pemerintahan, Pelaku industri, LSM, aktivis lingkungan hidup, hingga mahasiswa. Hampir semua kampus yang ada di Jogja pernah menyambangi Hutan Mangrove wana Tirta, Pasir Mendit. Ya, apalagi kalau bukan untuk riset dan juga aksi tanam bakau. Pasir mendit adalah sebuah desa yang letaknya di Kecamatan Temon Kabupaten Kulonprogo dan berbatasan dengan Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Hutan Mangrove Wana Tirta termasuk dalam kawasan konservasi bakau. 

Dapat dikatakan kawasan bakau Pasir Mendit adalah kawasan bakau terbaik dan terluas di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Ada bebera jenis bakau yang tumbuh di kawasan tersebut. Sebut saja Avicennia alba, Bruguiera cylindrica, Rhizophira mucronata, dan lain-lain. Selain bakau, vegetasi yang lain meliputi nipah, cemara udang, kelapa, dan masih banyak lagi. keanekaragaman hayati yang bisa dijadikan sumber pangan pun bermacam-macam, mulai dari jenis ikan, udang, dan kerang.
Perjuangan Mbah Warso tidak dibilang mudah. Mbak Warso bercerita kepada saya bahwasanya beliau merintis semua ini benar-benar dari nol. Tanpa dukungan finansial yang memadai. Segalanya dilakukan secara swadana bersama beberapa rekannya. Pada tahun 2009 Mbak warso bersama 10 orang lainnya mendirikan "Kelompok Tani Pelestari Mangrove dan Pesisir Pantai ‘Wana Tirta." Pelan tapi pasti, usaha Mbak Warso dan kelompoknya di bidang konservasi bakau tersebut mendapat perhatian dari berbagai kalangan (pemerintah daerah, sejumlah LSM, komunitas, BUMN dan instansi swasta serta sivitas akademika). Beberapa tahun kemudian, dukungan pun kian banyak mengalir.

Berdasarkan penuturan beliau, Yayasan Damar adalah salah satu LSM yang mendukung penuh upaya ini. Selain membantu menyediakan bibit dalam aksi tanam bakau, yayasan tersebut membantu dalam hal legalitas dan edukasi bakau kepada masyarakat. Beberapa perusahaan memanfaatkan dana CSR (Corporate Social Responsibilty) mereka dalam bentuk uang tunai maupun penyediaan bibit bakau untuk mendukung kegiatan di Hutan Mangrove Wana Tirta. Beberapa perusahaan tersebut di antaranya BRI, Kompas, dan Jogjatronik.
Dokumentasi herbiforus Hima biologi UNY.
Dokumentasi herbiforus Hima biologi UNY.
Kampus saya, melalui Hima Biologi UNY (Kelompok Studi Herbiforus) di awal tahun 2015 hingga 2018 pernah menjadi bagian dalam aksi tanam bakau. Saya pun pernah terlibat dalam aksi tersebut. Hutan Mangrove Wana Tirta merupakan lokasi yang cocok untuk penelitian di bidang lingkungan hidup dan konservasi. Selain UNY, Mahasiswa yang sering mengadakan penelitian di sini kebanyakan dari UGM dan juga Instiper.

Dengan mengenakan kaos biru, celana pendek, dan kaki telanjang, Mbah Warso mengajak saya berkeliling di sekitar Hutan Mangrove Wana tirta. Hutan tersebut kelak akan dijadikan wisata edukasi berbasis konservasi bakau. Para peserta yang ikut dalam tur akan diajari bagaimana pembibitan bakau, pengenalan manfaat bakau bagi kehidupan pesisir pantai, serta belajar jenis-jenis vegetasi bakau yang ada di pesisir Pantai Pasir Mendit.
Jalan setapak di Hutan Mangrove Wana Tirta. Dokumentasi Pribadi
Mbah Warso justru berharap banyak anak muda yang datang kemari. Terutama anak usia sekolah. Mbah warso ingin mengajak anak-anak tersebut agar mencintai lingkungan dan menjaga ekosistem Hutan Mangrove Wana Tirta dari kerusakan. Mbah Warso berharap edukasi sedini mungkin mengenai cinta lingkungan hidup dan alam mampu meminimalisasi kasus pengrusakan alam dan lingkungan.
Edukasi sejak dini mengenai konservasi dan cinta lingkungan. Dokumentasi Warso suwito
Sembari mendengarkan cerita Mbah Warso yang penuh semangat, Sepanjang jalan saya disuguhi hijau tetumbuhan, semilir angin, dan kicauan burung-burung. Juga kepiting-kepiting  bakau yang lari terbirit-birit dan lekas bersembunyi di balik gundukan tanah ketika mendengar derap langkah kami. Lihatlah bayi kepiting berikut yang warnanya nyaris menyerupai tanah. Cantik bukan? Perhatikan pula bagaimana tunas bakau jenis Mucronata memancang di atas tanah.
Anakan kepiting bakau. dokumentasi pribadi
Mucronata memancang di atas tanah. Dokumentasi pribadi
Rawatlah mangrove demi masa depan generasi bangsa. Dokumentasi pribadi
Ekowisata pertama kali diperkenalkan oleh the ecoutorism society (1990) yang memiliki arti sebagai bentuk perjalanan wisata ke area alami yang bertujuan untuk mengkonservasi lingkungan, melestarikan kehidupan, dan memberi kesejateraan bagi penduduk lokal. Jadi ekowisata menitikberatkan pada tiga aspek utama yakni : keberlangsungan alam atau ekologi, kebermanfaatan ekonomi, dan aspek psikososial atau penerimaan masyarakat terhadap keberadaan pariwisata berbasis pelestarian lingkungan tersebut.

Dapat saya katakan ekowisata adalah bentuk wisata yang dikelola dengan pendekatan konservasi. Konsep ekowisata sangat cocok dikembangkan di kawasan Hutan Mangrove Wana Tirta, mengingat wilayah ini menyediakan potensi wisata bahari, keindahan alam, serta keanekaragaman hayati yang sangat potensial. Keanekaragaman hayati baik berupa hewan maupun tumbuhan yang dibudidayakan sebagai sumber pangan (misal udang, kerang, ikan, kepiting, beberapa spesies bakau yang bisa dimanfaatkan menjadi obat atau minuman, dan sebagainya). Jenis rekreasi yang bisa dinikmati pengunjung bisa berupa kegiatan wisata edukasi sulam bakau (aksi tanam bakau), wisata kuliner, menyusuri hutan mangrove bersama seorang guide, aktivitas mengamati burung (bird watching),  memancing, dan semacamnya.

Saat saya menjejakkan kaki untuk kedua kalinya di Hutan Mangrove Wana Tirta, saya melihat banyak perubahan terjadi di sini. Hal tersebut tentunya berbeda ketika saya mengikuti aksi tanam bakau untuk pertama kalinya pada tahun 2015. Dulu, menuju lokasi penanaman bakau, tidak ada lahan parkir untuk motor. Tidak ada tempat berteduh jika kepanasan. Tidak ada pula jembatan bambu untuk penyeberangan. Jika ingin menyeberang, kami menggunakan perahu kecil yang mampu memuat 4 hingga 6 orang. Pembangunan area parkir kini sudah selesai. Pun demikian dengan jembatan penyebarangan yang terbuat dari bambu. Proyek tersebut dikerjakan secara swadana secara gotong-royong dan menghabiskan dana sekitar 20 juta rupiah. 
Aksi tanam bakau. Dokumentasi herbiforus Hima biologi UNY.
Sangat tenang. Dokumentasi pribadi
Tambak udang vaname. Dokumentasi pribadi
Potensi lain yang mampu ditonjolkan di Hutan Mangrove Wana Tirta selain ekowisata dan konservasi bakau yakni keanekaragaman hayati (pangan) di bidang perikanan, tambak udang (vaname), dan lain-lain. Perlu diketahui bahwa mata pencaharian sebagian besar masyarakat kawasan Hutan Mangrove Wana Tirta yakni petani, nelayan, dan petambak udang. 

Litopenaeus vannamei (nama ilmiah udang vaname), atau dikenal sebagai udang kaki putih adalah salah satu andalan perekonomian masyarakat Pasir Mendit. Lahan seluas kurang lebih 30 hektar tersebut dibuat petak-petak tambak dan dikelola warga setempat. Sebagian ada yang dikelola perusahaan. 

Berdasarkan sumber yang saya dapat dari situs pemerintah daerah (www.kulonprogokab.go.id), secara ekonomi budidaya udang vaname cukup menjanjikan. Untuk satu kolam seluas 2500-3000 m2 diperlukan modal sekitar 35 juta rupiah. Hasil panen bisa mencapai 60 juta rupiah. Masa pemeliharaan dari benih hingga dewasa membutuh waktu sekitar 75 hari. Harga per kilo dalam kisaran Rp 40.000 hingga Rp 100.000, bahkan bisa lebih. Tergantung ukuran. Untuk size 75 di level petambak, dihargai Rp 80.000/kilogram, sedangkan size 40 dibanderol dengan harga Rp 100.000/kilogram. Tingkat produksi udang vaname untuk wilayah Kulonprogo setiap triwulan mencapai 600 hingga 750 ton pada tahun 2019. Perputaran uang mencapai 30 hingga 50 miliar per tahun. Selain dikonsumsi masyarakat lokal,  udang jenis ini sudah masuk pasar ekspor. Beberapa negara pengkonsumsi udang ini di antaranya China, Jepang, dan Korea Selatan. 

Udang vaname kaya akan kandungan asam amino dan taurin. Asam amino seperti triptofan, tirosin, dan sistin lebih tinggi daripada udang jenis lainnya.  Asam amino sendiri memiliki beragam manfaat di antaranya mencegah kerontokan, meningkatkan massa otot, memberikan kebaikan pada jantung, meningkatkan stamina, dan daya ingat. Kandungan protein pada udang vaname cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi harian. Adapun kandungan lemak pada udang vaname yakni lemak tak jenuh yang sangat bagus untuk kesehatan. Berikut penampakan udang vaname.
Udang vaname. Dokumentasi pribadi
sortir ukuran udang. Dokumentasi pribadi
Berikutnya, selain udang vaname yang menjadi primadona di kawasan pasir Mendit, juga ada budidaya perikanan. keanekaragaman hewani lainnya seperti kerang-kerangan, kepiting, ikan-ikanan bisa dimanfaatkan oleh penduduk lokal untuk dijual dalam kondisi mentah dan segar ataupun dalam bentuk olahan seafood di warung-warung. Melalui hal ini, penduduk setempat memperoleh sumber-sumber pendapatan. Pengunjung juga terpuaskan. Simbiosis mutualisme.
Keanekaragaman hayati berupa kerang. Dokumentasi pribadi
Keanekaragaman hayati berupa ikan. Dokumentasi pribadi
Mbah Warso menambahkan bahwasanya beliau ingin mengembangkan lebih lanjut potensi wisata kuliner hasil laut (seafood) dan tambak udang vaname yang ada. Sebab ada beberapa jenis bakau, yang buahnya bisa diolah menjadi sirup mangrove, tepung, hingga pewarna batik.
Manfaat Xylocarpus granatum. Dokumentasi pribadi.
Spesies Xylocarpus granatum, biji buah bisa dimanfaatkan untuk bedak, lulur, obat gatal, obat luka, dan pereda demam. Minyak dari bijinya bisa dijadikan minyak rambut.

Untuk pewarna alami batik bisa memanfaatkan buah mangrove (biasa dikenal dengan istilah propagul) dari jenis Rhizopora spp. Caranya adalah sebagai berikut, pertama siapkan propagul yang sudah busuk dan tidak bisa dibibitkan lagi. Berikutnya, jemur propagul selama kurang lebih satu minggu hingga benar-benar kering. Yang ketiga, rebus potongan propagul kering tersebut selama paling tidak 4 jam. Terakhir, siapkan alat penyaring untuk memisahkan ampas dengan cairan sari propagul yang akan digunakan sebagai bahan pewarna batik.

Saya juga baru tahu ternyata ada jenis mangrove yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan tepung mangrove. Jenis mangrove-nya berasal dari spesies Avicennia (api-api) dan Bruguiera gymnorrhiza (lindur). Cara membuat tepung mangrove yakni harus melalui tahapan-tahapan berikut, pertama kulit buah dikupas, kemudian daging buah dipotong 4 bagian kecil-kecil. Masukkan potongan kecil daging buah mangrove tersebut kedalam air mendidih. Jikalau sudah matang segera tiriskan. Berikutnya cuci bersih potongan-potongan kecil buah mangrove yang sudah matang dan rendam selama 3 hari (air rendaman setiap pagi dan sore harus diganti). Terakhir, jemur hingga kering lalu tumbuk halus hingga menjadi tepung. Tepung siap digunakan sebagai bahan makanan aneka kue seperti wajik, kue talam, donat, bolu, krupuk, dan sebagainya. 

Saya sendiri cukup puas menghabiskan waktu hampir setengah hari berbincang dengan Mbah Warso. Saya belajar beberapa hal terkait konservasi bakau Hutan Mangrove Wana Tirta di wilayah pasir Mendit kulonprogo. Betapa kayanya keanekaragaman hayati Indonesia yang bisa diolah sebagai bahan pangan. Sebelum pulang, saya membeli 1,5 kg udang segar yang baru saja dipanen dari tambak. Ini sangat menyenangkan! Semoga di lain kesempatan bisa kembali ke Pasir Mendit dan bertemu lagi dengan Mbah Warso. 

Sebelum pamit saya ingin mengucapkan selamat "Hari Keanekaragaman Hayati 2019. Sampai berjumpa di lain kesempatan!

Kamis, 25 Juli 2019

Menjadi Perempuan Aktif, Percaya Diri, dan Bebas dari Anyang-anyangan Bersama Prive Uricran

Kamu pernah mengalami penyakit Infeksi Saluran Kemih (ISK)? Kamu pernah menderita anyang-anyangan? Barangkali, saat berkemih atau buang air kecil ada rasa nyeri gitu? Bolak-balik masuk toilet hanya untuk kencing? Ah, semoga saja tidak ya. Jangan sampai deh. Tapi, hey! apa itu anyang-anyangan? Mungkin, ada yang baru mendengar anyang-ayangan dan istilah Infeksi Saluran Kemih. Baik, melalui artikel ini saya akan menjelaskan sedikit demi sedikit.

Teringat momen beberapa tahun silam saat masih tinggal di kosan yang lama, saya bolak-balik masuk kamar mandi hanya untuk buang air kecil. Teman kosan mengira saya lagi diare.

"Arinta, kamu udah berapa kali aku hitung masuk kamar mandi, gantian ya. Aku mau kuliah." Ujar Tita, teman kosan saya.

Saya pun beranjak pergi dari kamar mandi dan kembali ke kamar, apalagi kalau bukan ngerjain tugas yang belum kelar. Tak selang berapa lama setelah saya duduk, penyakit HIV (Hasrat Ingin vivis) saya kambuh kembali. Saya ke kamar mandi lagi. Untung Tita sudah selesai mandi.

"Arinta, kamu kenapa? Diare?" Tanya Tita penasaran. "Kebetulan aku ada obat diare kalau kamu mau."

"Bukan Tita, aku gak tau kenapa bawaannya pengin pipis terus." 

"Wah, Arinta jangan-jangan kamu kena anyang-anyangan."

"What? Ganyangan. Apa itu? Balas saya.

"Ih bukan ganyangan. Kamu tuh kena gejala anyang-anyangan. Pasti kamu sering nahan pipis ya di kelas?"

"Ih kok tahu sih."

Memang benar, gejala yang saya alami mirip dengan anyang-anyangan. Karena sering bolak-balik masuk kamar mandi, saat berkemih pun kadang terasa ngilu. Tita bercerita sedikit mengenai anyang-anyangan. Ternyata, ibunya dulu pernah menderita penyakit ini. Tita bercerita kalau dulu ibunya suka menahan diri saat ingin buang air kecil, terutama di malam hari. Pada jaman dulu, rumah di kampung terpisah dengan kamar mandi. Jarak antara rumah kamar mandi cukup jauh. Udah gitu dekat sawah, gelap pula. Belum banyak penerangan pada waktu itu, rumah penduduk juga belum sebanyak seperti sekarang. Karena takut ke WC pada malam hari, ibunya Tita memilih menahannya hingga pagi tiba. Inilah awal penyebab ibunya Tita menderita penyakit Infeksi Saluran Kemih bernama anyang-anyangan.

Benar juga. Saya sendiri suka menahan diri saat ingin buang air kecil. Terutama saat di kelas. Ketika guru menjelaskan rumus atau teori, di saat yang bersamaan saya ingin kencing, saya memilih menahannya. Daripada saya ketinggalan mata pelajaran. Oh ya, saya juga orangnya perfeksionis, jadi saya berusaha mengikuti mata pelajaran dengan baik agar mendapat nilai sempurna. Persetan dengan HIV (Hasrat Ingin Vivis )! Toh pipis kan bisa dilakukan saat bel istirahat berbunyi kan? Kebiasaan buruk ini terus berlanjut hingga kuliah dan mengikuti berbagai kegiatan, rapat di forum misalnya.

Ternyata ladies, menahan-nahan diri untuk buang air kecil bisa berakibat fatal jika tidak kita sadari. Bisa-bisa kamu terkena infeksi ginjal yang disebut pyelonephritis dengan gejala berupa rasa mual, demam, nyeri di punggung, bahkan bisa menyebabkan kerusakan ginjal yang sifatnya permanen. Kalau sudah ginjal yang kena nih, duh serem. Kesehatan tergores, dompet terkikis. Kamu bisa bolak-balik ke rumah sakit hanya untuk cuci darah. Kalau ginjalmu benar-benar sudah rusak, barangkali transplantasi ginjal akan menjadi sebuah solusi. But wait, butuh berapa ratus juta untuk transplantasi ginjal? 

Tidakkkkkkk. Saya tidak ingin masa depan saya terancam karena Infeksi Saluran Kemih (ISK) ini. Maka semenjak saat itu, saya banyak mencari informasi mengenai anyang-anyangan. Sebisa mungkin saya melakukan upaya preventif agar anyang-anyangan yang masih dalam kategori ringan ini menjadi semakin tidak terkendali. Saya terselamatkan. 
Aktif , Percaya Diri, Bebas Anyang-anyangan. Dokumentasi Pribadi.
Ketika Combiphar melalui Uricran Womens Community mengadakan gathering yang mengangkat tema "Aktif dan Percaya diri memelihara saluran kemih," saya langsung mendaftar dong. Saya ingin menggali lebih jauh mengenai penyakit Infeksi Saluran Kemih berupa anyang-anyangan tersebut. Apalagi di gathering tersebut ada dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr. Muhammad Nurhadi Rahman, SpOG. Saya bisa langsung tanya-tanya atau konsultasi. Gratis. Yay! Kapan lagi coba. Dokter Hadi sampai saat ini masih berpraktik di Rumah Sakit Sardjito, JIH, dan Rumah Sakit Hermina. Selain fokus pada kandungan, bedah ginekologi, dan kesehatan reproduksi, Dokter Hadi memiliki ketertarikan khusus pada bidang uroginekologi (di antaranya penanganan penyakit Infeksi Saluran kemih/ISK).
Semua peserta yang hadir di acara #Uricran #UricranWomensCommunity bareng #Combiphar untuk mencegah penyakit #AnyangAnyangan edisi #JogjaSolo memakai dress code kombinasi warna merah. Acara berlangsung di The Rich Hotel pada tanggal 13 Juli 2019, tepatnya di Jamine Room. Ketika saya tiba di venue, beberapa peserta nampak sibuk berfoto di booth yang sudah disediakan. Maklum nanti bakalan ada digital conten competition via blog dan media sosial. 
Foto dulu dongs. Dokumentasi by Eno
Baiklah kita mulai sharing session bersama dr. Nurhadi...

Dokter Hadi selain bepraktik di rumah sakit juga mengajar di Fakultas Kedokter UGM divisi Uroginekologi. Uroginekologi merupakan subspesialisasi yang menggabungkan urologi dan ginekologi untuk membantu mengobati disfungsi dasar panggul. Urologi sendiri mempelajari sistem saluran kemih dan segala gangguan yang menyertainya, adapun ginekologi mengkaji penyakit serta sistem reproduksi wanita (rahim, ovarium, vagina). Gabungan urologi dan ginekologi menjadi uroginekologi. Salah satu penyakit yang didedah dalam bidang uroginekologi yakni Infeksi Saluran Kemih (ISK) seperti anyang-anyangan.

Anyang-anyangan aslinya berasal dari bahasa jawa, sebuah istilah untuk menyebut penyakit karena keseringan buang air kecil. Bahkan kadang disertai rasa sakit saat berkemih. Dokter Hadi bilang bahwasanya yang sering mengalami penyakit ISK ini kebanyakan perempuan. Mengapa? Sebab saluran uretra pada perempuan lebih pendek jika dibandingkan saluran uretra pada laki-laki. Hal ini menyebabkan mikroba seperti bakteri E.Coli lebih mudah mencapai kandung kemih perempuan. Apalagi sehabis cebok, membilas organ kewanitaan tidak bersih, bakteri akan dengan mudah berkembang biak. Kondisi saat menstruasi juga berpengaruh pada tumbuhkembang bakteri. Maka dari itu, menjaga kebersihan organ kewanitaan merupakan hal yang mutlak dilakukan agar terhindar dari infeksi bakteri. Dokter Hadi menambahkan bahwa kebanyakan kasus-kasus Infeksi Saluran Kemih disebabkan oleh bakteri, beberapa jamur, dan juga virus. 

Jurnal Kesehatan Tadulako yang ditulis oleh Helmiyanty pada tahun 2016 menyebutkan bahwa ISK menempati urutan kedua setelah Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) dan ada 8,3 juta kasus di dunia terkait ISK. Penyakit infeksi ini bisa menyerang orang dari segala usia dan segala golongan, akan tetapi wanita memiliki angka prevalensi dan risiko lebih tinggi sebesar 70% hingga 80%. Pada ibu hamil dan nifas angka prevalensinya mencapai 5-6%. selain ibu hamil, penderita diabetes dan imunitas rendah sangat riskan terhadap penyakit ini. Angka kejadian ISK di Rumah Sakit Umum Mokopido Tolitoli pada tahun 2012 mencapai 257 kasus. Angka kejadian ISK di Rumah Sakit Bayangkara Kediri pada tahun 2016 mencapai 346 kasus. Banyak juga ya ternyata. Adapun 80% kasus ISK disebabkan oleh bakteri E-coli yang menempel dinding pada dinding saluran kemih. 

Lho bukankan bakteri E-coli hidup di dalam saluran pencernaan, bagaimana bisa sampai ke dinding saluran kemih? Jadi gini, jika kamu saat buang feses cebok tidak bersih, besar kemungkinan bakteri tersebut berpindah dari anus ke vagina. Dari vagina mampir ke dinding saluran kemih. Ada baiknya jika kamu selesai buang hajat (buang air kecil dan besar), bersihkan dari depan dulu, kemudian basuh bagian belakang. Jangan kebalik ya. Nanti bakteri dari anus berpindah ke vagina. Kan serem. 

Air kotor, toilet yang kurang terawat, hubungan seksual (sering gonta-ganti pasangan tanpa memperhatikan pasangannya sakit atau tidak)  bisa jadi jalan masuknya bakteri E-coli yang kemudian berkembang biak dan menempel di dinding saluran kemih. 
Dokter Nurhadi (Kiri) dan MC (kanan). Dokumentasi pribadi.
Perempuan aktif seperti saya bahkan pernah mengalami ISK berupa anyang-anyangan meski dalam skala ringan. Untung gejala ISK yang saya alami belum sampai tahap parah di mana ginjal diserang (kerusakan ginjal permanen). Jika kamu mengalami gejala-gejala seperti sering buang air kecil, buang air kecil disertai nyeri bahkan demam, kadang mengeluarkan darah, mending segera periksakan ke dokter (skrining urin rutin sesuai anjuran dokter). Nantinya dokter akan memeriksa urine dan jenis mikroba yang berkembang serta memberikan resep antibiotik.

Ladies, bagi kamu perempuan aktif nan produktif yang belum pernah mengalami Infeksi Saluran Kemih (ISK), ada baiknya melakukan tindakan preventif seperti berikut :
  • Perbanyak konsumsi air putih. Minimal 2 liter per hari. 
  • Membersihkan organ reproduksi selepas melakukan hubungan seksual.
  • Cebok yang benar dari depan ke belakang, bukan sebaliknya.
  • Hindari menahan-nahan keinginan untuk kencing.
  • Konsumsi buah cranberry.

Dokter Hadi menambahkan, pada kondisi pasien yang mengalami ISK cukup berat, pemberian antibiotik diberikan melalui infusi dan perlu rawat inap. Bagi penderita ISK dengan gejala ringan, antibiotik dikonsumsi sesuai anjuran dokter ya. Jangan berlebihan. Takutnya karena ingin cepat sembuh antibiotik dikonsumsi sebanyak-banyaknya. Padahal kan bisa berbahaya. Oh ya gaes, pada kasus-kasus tertentu, penggunaan antibiotik bisa menimbulkan resistensi tersendiri lho. Maksudnya bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik tersebut, sehingga pengobatan dan keinginan untuk sembuh dari penyakit menjadi terkendala.
Buah cranberry. sumber : pinterest
Terakhir sebagai pungkasan, Dokter Hadi menganjurkan perempuan aktif untuk mengonsumsi buah cranberry. Buah cranberry cukup asing ya di telinga orang Indonesia. Cranberry, seperti halnya strawberry, blackberry, atau blueberry tergolong dalam kelompok buah berry (Genus Vaccinium). Buahnya berwarna merah. Bentuknya bulat dan rasanya asam. Cranberry banyak dibudidayakan di sepanjang Eropa Timur dan negara-negara Balkan. Menjadi komersial di Amerika Serikat dan Kanada. 

Buah cranberry kaya akan antioksidan dan senyawa flavonoid bernama Proantocyanidin (PAC). Senyawa ini bekerja mencegah bakteri E-coli menempel pada dinding saluran kemih. Cranberry dapat dimanfaatkan ebagai pilihan alternatif nonantibiotik profilaksis (upaya pencegahan yang sumbernya bukan dari antibiotik). Kita tahu sendiri kan bahwa penggunaan antibiotik juga berisiko menimbulkan resistensi. Sedangkan buah cranberry tidak demikian. Justru lebih bagus mengonsumsi buah cranberry dibandingkan antibiotik. Sebuah penelitian menyatakan bahwa cranberry mampu menurunkan angka kejadian infeksi E.Coli pada saluran kemih sebesar 36% dan kejadian Infeksi Saluran Kemih (ISK) berulang sebesar 58%.

Namun, sayangnya buah cranberry jarang ditemukan di Indonesia (langka). Pun jika ditemukan di supermarket-supermarket, harganya pasti cukup mahal (harus diimpor dari luar negeri). Selain itu, rasanya yang kecut cenderung pahit menjadikan buah ini tidak bisa dikonsumsi secara langsung. Harus diolah terlebih dahulu misal menjadi minuman jus. 

Duh gimana nih?

Tenang ladies, berdasarkan permasalahan di atas Combiphar hadir memberikan solusi untuk anyang-anyangan dan Infeksi Saluran Kemih (ISK) lainnya. Comphiphar mempersembahkan produk andalannya yang kaya akan ekstrak cranberry, vitamin C, serta kandungan probiotik yakni Prive uricran. Yay!
Ika Puspita, blogger (jilbab hitam) menceritakan pengalamannya terkena anyang-anyangan. Dokumentasi pribadi
Michaela Talitha, Brand Executive at Combiphar sedang menjelaskan mengenai Prive uricran. Dokumentasi Pribadi.
Jadi Prive Uricran tersedia dalam 2 sediaan yakni dalam bentuk kapsul dan serbuk/bubuk sachet (Prive Uricran Plus). 
kemasan Prive Uricran Capsule. dokumentasi pribadi
  • Prive Uricran (kapsul). 
  1. Komposisi : 250 mg ekstrak cranberry
  2. Dosis : 1-2 kapsul per hari
  3. Isi per box : 30 kapsul per box
  • Prive Uricran Plus (powder sachet)
  1. Komposisi : 375 ekstrak cranberry, 60 mg vitamin C, 0.1 mg Bifidobacterium bifidum.
  2. Dosis : 1-2 sachet per hari
  3. Isi per box : 15 sachet per box. 
Prive Uricran dalam bentuk serbuk bisa langsung larut dalam air. Tinggal tuang ke gelas berisi air, aduk hingga tercampur, Prive Uricran siap dikonsumsi. Prive Uricran bisa dikonsumsi oleh semua kalangan, baik ibu hamil, menyusui, tua, muda, laki-laki maupun perempuan.

Pas saya mencoba tester Prive Uricran Plus, rasanya segar gitu, tapi namanya juga tester dikasih dalam gelas kecil. saya kurang puas. Akhirnya saya tertarik untuk membeli dan mencoba satu box Prive Uricran Plus di rumah. Mumpung diskon lho. Jadi saya bisa bawa Prive Uricran Plus dengan harga miring hehehe.
Satu box Prive Uricran Plus berisi 15 sachet. dokumentasi pribadi
Unboxing Prive Uricran Plus. Dokumentasi Pribadi.
Bagi ladies yang masih penasaran bentuk serbuknya seperti apa, mari saya perlihatkan. Serbuknya berbentuk butir-butir kecil berwarna merah muda dan ada nuansa keputih-putihan dikit. 
Dokumentasi pribadi
Selain rasanya yang sangat segar, kemasan sachet prive Uricran plus sangat praktis untuk dibawa ke mana-mana. Bisa menjadi sahabat setia saatmu saat kuliah, bekerja, atau traveling. Sangat cocok ditaruh di pouch atau tas mungil.
Dokumentasi pribadi
Dokumentasi pribadi
Prive Uricran Plus bisa diminum pada pagi dan sore hari. Sehari 2 kali untuk nutrisi tubuh sekaligus supaya terbebas dari anyang-anyangan dan Penyakit Infeksi saluran kemih (ISK). Kandungan probiotik (Bifidobacterium bifidum dan Lactobacilus acidophilus) secara natural membantu menjaga saluran genitourinaria wanita. Saluran genitourania merupakan saluran perkemihan yang terdiri dari gabungan sistem ginjal, ureter, kandung kemih, uretra, hingga tempat pengeluaran urin (Meatus urinarius). kandungan vitamin C pada Prive Uricran Plus bekerja sebagai antioksidan. Bahan aktif cranberry, seperti sudah dijelaskan di atas, berfungsi sebagai alternatif yang sifatnya non-antibiotik profilaksis. Mencegah bakteri patogen seperti E. Coli agar tidak menempel di dinding sel epitel saluran kemih.

Warnaya merah segar kan ladies?
Dokumentasi pribadi
Saya sungguh menikmati sore hari sembari ditemani segelas ekstrak cranberry dari Prive Uricran Plus. Adem, semilir angin dan kesyahduan menjelang senja menjadikan suasana semakin asyik. Sebuah ruang yang tepat untuk berkontemplasi atau sekadar melepas penat.
Dokumentasi pribadi
Boleh juga lho prive Uricran Plus kamu tuangkan ke dalam tumbler atau botol minuman. Ini lebih memungkinkan untuk dibawa ke mana pun saat kamu menjalankan aktivitas harian.
Dokumentasi pribadi
Botol minuman berisi prive uricran Plus bisa disisipkan di kantong ransel/tas kita. Seharian kita tidak bakalan kehilangan cairan. Apakah ladies juga suka membawa botol minuman jika bepergian?
Dokumentasi pribadi
Minum satu sachet Prive Uricran plus membantu menjaga perempuan Indonesia tetap aktif, energik, penuh percaya diri dalam menjalankan aktivitas. Minum setiap hari Prive uricran Plus, membantu membuat perempuan Indonesia terbebas dari Infeksi saluran kemih (ISK). Anyangan-anyangan? No way!
Dokumentasi pribadi
Dokumentasi pribadi
Arinta, di mana sih kita bisa mendapatkan produk Prive Uricran ini?

ladies, kamu bisa mendapatkan Prive Uricran di Century, Guardian, Watsons, Apotik K24, Apotik kimia farma, Viva Health, dan juga marketplace seperti Lazada. Kamu bisa juga kepoin dan follow media sosial Prive Uricran di akun Fanspage Prive Uricran, Intagram Prive Uricran, serta situsya di www.uricran.co.id. Kalau kamu lihat situs prive Uricran, kamu tidak hanya mendapat informasi terkait produk, tetapi juga artikel-artikel kesehatan.

Sehabis belanja prive Uricran jangan dibuang struck-nya ya ladies. Kamu bisa tukarkan struk tersebut dengan hadiah-hadiah seperti Frypan Maxim, Maxim Presto Cooker, hingga microwave. Mekanismenya gampang banget, kamu tinggal upload struck di progam My Uricran's Loyalty Gift yang ada di situs www.uricran.co.id. Tingkatkan terus poinnya untuk ditukarkan dengan hadiah-hadiah menarik lainnya.

Mau tahu lebih jauh mengenai ISK dan uricran serta manfaatnya bagi tubuh kita, ladies? Yuk kunjungi situs Uricran di www.uricran.co.id.

Oh ya, Uricran sebentar lagi akan mengadakan kuis mingguan berhadiah tiket ke acara UriCrevent lho. Yuk check akun instagram @uricran.id! 5 orang yang beruntung akan mendapatkan tiket ke acara Final UriCrevent di Jakarta.

Jangan lupa ya, Ladies, caranya simple banget. Cukup cek kuisnya di instagram @uricran.id dan jawab pertanyaanya di kolom komentar. Pakai hestek #Uricran dan #Uricrevent ya. Sampai ketemu di eventnya!

Dulu anyang-anyangan membuat saya bete karena harus bolak-balik masuk kamar mandi. Sekarang masih anyang-anyangan? Big no!. Kan ada Prive Uricran yang siap menemani.

Menjadi perempuan aktif, tampil penuh percaya diri dan bebas dari anyang-anyangan, kenapa tidak! Yuk!

#Uricran #UricranWomensCommunity #Combiphar #Anyanganyangan #JogjaSolo

Dokumentasi pribadi

Kamis, 18 Juli 2019

Unduh Aplikasi SOBATKU, Siapa Tahu Berkesempatan Memenangkan 100 Juta

Sekarang Indonesia sudah memasuki Industri 4.0, era ekonomi digital. Apa-apa serba online. Mau daftar sekolah, masuk kuliah, transfer rekening, dan sebagainya. Mau menabung online juga bisa. Hah? Ada tho jenis Tabungan Online. Ya ada dong. Tabungan online itu seperti apa? Jadi tabungan online yang saya maksud adalah menyimpan uang dengan berbekal aplikasi saja. Nama aplikasi tersebut yakni SOBATKU. Kamu bisa mengunduh SOBATKU via Playstore atau App store.
Apa itu Sobatku. Jadi Sobatku merupakan singkatan dari Simpanan Online Sahabatku, rekening simpanan online berbasis aplikasi yang memungkinkan kamu membuka tabung cukup melalui smartphone saja. Layanan simpanan online berbasis aplikasi ini diterbitkan oleh KSP Sahabat Mitra Sejati (dengan merek dagang Sahabat UKM). Adapun KSP Sahabat Mitra Sejati merupakan badan hukum berbentuk koperasi yang bergerak di bidang usaha simpan pinjam.

Apa keuntungan menabung di Sobatku? Banyak. Selain menabung, kita juga melakukan transaksi/transfer ke rekening bank. Nanti kita akan mendapatkan kode OTP yang dikirim via sms. Selain itu, kita bisa melakukan pembayaran lain seperti beli pulsa, bayar listrik, PDAM bayar TELKOM, dan sebagainya. 

Berikut ini beberapa cara untuk melakukan transaksi via aplikasi Sobatku :
  • Setor atau tarik tunai ke Alfamart/Alfamidi
  • Nabung Melalui ATM
  • Transfer ke sesama pengguna Sobatku
  • Transfer melalui nomor ponsel

Satu hal lagi, kalau kamu nabung via Aplikasi Sobatku, kamu bisa berkesempatan memenangkan undian sebesar 100 juta. Tidak hanya itu, Sobatku juga menyediakan paket umroh dan puluhan hadiah menarik lainnya. Wow!

Mau dong jadi Jutawan SOBATKU...

Caranya gampang kok, kamu tinggal unduh aplikasi Sobatku dan seringlah menabung untuk meningkatkan poin undian. Nih saya kasih tau prosedur registrasi via aplikasi Sobatku :
  • Siapkan nomor Hp yang ingin didaftarkan. 
  • Siapkan KTP atau NPWP (jika ada). Menu NPWP sifatnya opsional, tapi menu KTP sifatnya wajib diisi. Pastikan KTP kamu tidak expired. 
  • Siapkan diri, karena nantinya kita akan diminta foto KTP plus foto diri bersama KTP (swafoto).
  • Isi data diri secara lengkap seperti nama, tanggal lahir, alamat sesuai KTP, nama ibu, dan sebagainya.
  • Tim Sobatku akan melakukan verifikasi apakah data saat registrasi benar adanya.
  • Setelah sukses dan berhasil lolos tahapan verifikasi, maka kamu akan mendapat notifikasi via sms (dari nomor Hp saat kamu mendaftar) dan email bahwa kamu terdaftar sebagai pemilik akun Sobatku.
  • Saat bertransaksi di merchant, nanti pengguna Sobatku akan mendapat kode OPT yang dikirim ke nomor Hp. Nomor Hp sangat penting ya gaes, jangan sampai nomor yang digunakan saat pendaftaran gosong, expired, hilang, dan sebagainya.
  • Selamat menggunakan aplikasi Sobatku dan semoga beruntung berkesempatan memenangkan grand prize sebesar 100 juta. Amin.

Pada kesempatan kali ini, saya menghadiri pengundian Grand Prize Sobatku tepatnya di Mall Ambarukmo pada tanggal 14 Juli 2019. Supaya lebih semarak, Sobatku mengadakan KPOP Cover Dance Competition bagi sobat-sobat pecinta KPOP. Di sepanjang Atrium Mall Ambarukmo tersedia merchant yang telah bekerjasama dengan pihak Sobatku. Jadi kita bisa membeli aneka makanan dan minuman yang disediakan di sana secara cashless, alias cuma berbekal aplikasi Sobatku saja. Udah gitu dapat diskon lho. Lumayan kan? 

Penarikan undian ini dilaksanakan di beberapa kota besar, Jogja salah satunya. Hadiah undian mulai dari Rp 100.000 hingga Rp 100.000.000. Khusus untuk grand prize berupa uang tunai sebesar Rp 100.000.000 dan 4 paket umroh diundi setiap 3 bulan sekali. Warga DIY-Jateng mendapatkan kesempatan yang istimewa kemarin sebab disediakan hadiah yang bisa langsung dibawa pulang nominalnya mulai dari Rp 250.000 hingga Rp 750.000 plus satu paket umroh. Namun perlu dicatat, pemenang undian khusus warga DIY-Jateng tersebut harus hadir di lokasi saat pengundian berlangsung. 
Acara pengundian Grand Prize Sobatku dihadiri oleh Ceppy Y Mulyana (Ketua KSP Sahabat Mitra Sejati), Henky Suryaputera (direktur keuangan Bank Sahabat Sampoerna), Luhut Padjarto, MM (ketua dewan koperasi Indonesia), dan beberapa tokoh lainnya.

Apa yang paling saya suka dari aplikasi ini? Banyak sih. Tentunya selain praktis, gampang gitu digunakan, juga meski saldo di aplikasi 0, akun kita masih tetap aktif. 
Setelah undian berakhir, acara selanjutnya yakni pengumuman pemenang KPOP Cover Dance Competition 2019, plus kita kedatangan bintang tamu spesial yakni Pongki Barata. Yay!

So, tunggu apalagi, kuy unduh aplikasinya, manfaatkan segala fiturnya, tingkatkan saldo rekening tabung, siapa tahu kamu berkesempatan memenangkan grand prize 100 juta. Wuih, saya mau!